JOGLOSEMARNEWS.COM โ Dunia medsos dihebohkan dengan unggahan akun instagram @shanghai.explore Senin (10/6/2019).
Akun instagram @shanghai.explore tersebut mengunggah foto Kampung Ketandan, Yogyakarta.
Dalam keterangan fotonya, akun Instagram ini menuliskan keterangan โpeacful days in Shanghaiโ. Tak hanya itu, akun instagram Shanghai Explore juga mencantumkan pemilik foto dari akun @bagaswisnuaji.
Yang menjadikannya viral, akun tersebut ternyata keliru menyebutkan bahwa kampung ini merupakan salah satu tempat di Shanghai. Faktanya ini merupakan foto dari Kampung Ketandan yang berada di Yogyakarta.
Hal ini pun langsung memancing beragam komentar dari warganet.
Berikut beberapa komentar yang dipilih secara acak.
marinatedtoast : the photo owner posted this photo and added Shanghai as the location (but in fact the photo was taken in Indonesia). maybe admin just randomly take some photos from instagram which are based in shanghai (the place added is the indicator) and bagaswisnuajiโs is one of them
gabriella.alma : So, shangai have โdiscount Lebaran 80%โ ?
kresentia.vanda : Sorry to tell u, this is in jogjakarta city in indonesia, not in shanghai
jenijenihoo : Shanghai Explore account that seems never explored Shanghai. Itโs in Yogyakarta, Indonesia!!!
mahaputravito : alhamdullilah ramayana go internasional ya
fylestari : Hey this is in Indonesia ! Please recheck before you make a post. Its so obvious once you see words โparkir motor & mobilโ and โdiskon lebaranโ how silly
franciscusadhi : Oh begini salah satu cara bikin viral. ini di Indonesia
Adapun Kampung Ketandan adalah sebuah kawasan pecinan yang terletak di kawasan Malioboro, pusat kota Yogyakarta. Tepatnya berada di sebelah tenggara perempatan antara Jalan Malioboro, Jalan Margo Mulyo, Jalan Pajeksan, dan Jalan Suryatmajan. Di kawasan Kampung Ketandan banyak terdapat rumah bertingkat dengan arsitektur Tionghoa, walaupun sudah mulai tergerus modernisasi.
Dikutip dari wikipedia, Oleh Pemerintah Kota Yogyakarta Kampung Ketandan ditetapkan sebagai kawasan Pecinan, dan kampung ini akan dikembangkan lebih lanjut. Bangunan-bangunan di kawasan ini akan dibuat berasitektur Tionghoa. Sementara bangunan yang sudah atau masih berasitektur Tionghoa akan dipertahankan.
Masyarakat Tionghoa Yogyakarta sudah sejak 200 tahun yang lalu menempati kawasan Malioboro seperti kampung Ketandan, Beskalan, dan Pajeksan. Orang-orang Tionghoa di Kampung Ketandan mayoritas membuka toko emas dan perhiasan.
Sejak tahun 2006, seiring dengan era reformasi di Indonesia, setiap menyambut Tahun Baru Imlek di Kampung Ketandan diadakan Pekan Budaya Tionghoa. Daerah ketandan dihias dengan ornamen-ornamen dan Gapura berarsitektur Tionghoa.