loading...
Loading...
Dok Humas Unisri

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mahasiswa KKN Unisri yang ditempatkan di wilayah Kabupaten Karanganyar mampu berkolaborasi dengan pemerintah desa dan warga masyarakat.

Berbagai kegiatan untuk menggerakkan potensi ekonomi desa berupa produk olahan dipamerkan dalam bentuk expo di tingkat kecamatan.

Koordinator KKN Kecamatan Jumantono, Cicilia Kusuma Winahyu, selaku Koordinator Kecamatan Jumantono, menjelaskan baru saja menggelar expo di lapangan Desa Ngunut.

Expo tersebut mengangkat tema
Peningkatan Kesejahteraan Rakyat Melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal.

“Acara dihadiri Bupati Karanganyar yang diwakili Kepala Kesbangpol, Baperlitbang, Disdagnakerkop UKM, para kepala desa dan camat se-Kecamatan Jumantono, Wakil Rektor dan Panitia KKN Unisri, serta para mahasiswa yang melaksanakan KKN di kecamatan Jumantono,” ujarnya, sepwrti dikutip dalam rilis ke Joglosemsrnews.

Baca Juga :  SDIT Nur Hidayah Gelar Pesta Siaga

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar yang dibacakan Kepala Kesbangpol, Cipto Waluyo, berharap agar pelaksanaan KKN Unisri tetap bisa berada di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Diakuinya keberadaan KKN Unisri mampu ikut serta memberdayakan potensi ekonomi desa. Utamanya dalam mengelola potensi sumber daya lokal menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi.

Usai sambutan dilanjutkan pembukaan Expo dengan pelepasan balon dan meninjau stand expo yang menyajikan produk unggulan setiap desa.

Desa Blorong membuat lempeng singkong aneka rasa. Desa Gemantar, crispi jantung pisang, nugget ketela, rempeyek dan lempeng.

Desa Genengan, serbuk minuman jahe. Desa Kebak, menyajikan Sibak (singkong kebak). Desa Ngunut, kunir asam instan.

Desa Sambirejo, Balthek kriuk kresss. Desa Sedayu, cendol jagung dan nugget jagung. Desa Sringin, hortikultura.

Baca Juga :  Mantan Wapres Jusuf Kalla Tetap Menolak Penghapusan Ujian Nasional

Desa Sukosari, Sibang (singkong bawang), Sayakong (sate ayam singkong) dan EsMoshi ( es lemon strowberry lechi). Desa Tugu, keripik singkong balado.

Sementara itu Desa Tunggulrejo, madu, jahe, tanaman toga, kerupuk kulit, puding sukun,kripik sukun dan gethuk sukun. suhamdani

Loading...