Kondisi lahan bero yang tidak ditanami karena tak ada air. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kemarau panjang dipastikan bakal.menurunkan produksi pangan di Sragen.Pasalnya minimnya suplai air memaksa petani di sejumlah wilayah berhenti menanam dan memilih membiarkan lahannya bera alias tanpa tanaman.

Data di Dinas Pertanian setempat, sedikitnya ada 13.000 hektare lahan pertanian yang kini terpaksa menganggur akibat tidak mendapatkan pasokan air yang memadai.

Baca Juga :  Penampakan Kakak Beradik Sindikat Perdagangan Sabu Internasional yang Diringkus Polda Jateng. Barangnya Dipasok Ibunya dari Malaysia

Menurut catatan Dinas Pertanian Kabupaten Sragen, kondisi kekeringan yang sudah terjadi dalam 2 bulan terakhir, membuat semakin banyak lahan pertanian yang menganggur karena tidak mendapatkan pasokan air.

Dari total 40 ribu hektare lahan produktif di Sragen, hingga kini sudah 13 ribu lahan dalam kondisi bero.

Advertisement
Baca Juga :  Perampokan PNS di Parkiran Warung Bakso Wonogiri Tanon. Pelaku Bobol Kontak Mobil Sebelum Gasak Uang Jutaan

Jumlah ini dikhawatirkan bertambah, jika tidak segera turun hujan dalam waktu dekat.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua