JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tragis, Rumah Mendadak Ambruk Dimakan Usia, Warga Miskin di Plupuh Terpaksa Harus Mengungsi

Tim PMI Sragen saat melakukan assesment di lokasi rumah warga miskin di Jabung, Plupuh yang mendadak ambruk tadi malam. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Tim PMI Sragen saat melakukan assesment di lokasi rumah warga miskin di Jabung, Plupuh yang mendadak ambruk tadi malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Nasib tragis dialami Wakini (50). Perempuan paruh baya asal Dukuh Soko RT 11, Desa Jabung, Kecamatan Plupuh, Sragen itu harus kehilangan tempat tinggalnya.

Rumah kecilnya berukuran 6 x 7 meter yang menjadi tempat tinggalnya mendadak ambruk, Sabtu (21/9/2019) malam. Rumah berkonstruksi kayu dan bambu itu ambruk tanpa ada angin maupun hujan.

Data yang dihimpun di lapangan, insiden itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat kejadian korban berhasil menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Video : Suasana Pelatnas Bulutangkis PBSI Pindah Latihan ke GOR Billy Beras Sragen. Pemain-pemain Top Adu Smash

Malam itu mendadak rumah yang sebelumnya sudah lapuk itu kemudian roboh. Diduga kondisi rumah yang sudah dimakan usia membuat konstruksi tak mampu bertahan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi membenarkan adanya kejadian itu.

Sementara Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi menambahkan sesaat usai menerima laporan, tim PMI langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan assesment dan backup medis.

Baca Juga :  Parah, Sepasang ABG Tertangkap Asyik Mesum di Edupark Gemolong Sragen. Dilakukan Siang Bolong, Netizen Sindir Pacaran Tak Kuat Sewa Hotel!

Setiba di lokasi, tim mendapati rumah korban sudah ambruk. Namun korban dalam kondisi sehat.

“Karena rumah mengalami kerusakan berat dan tidak bisa ditempati, untuk sementara korban mengungsi di rumah Surati (50) di dekat rumah korban. Kerugian material ditaksir Rp 25 juta,” paparnya.

Bersamaan dengan itu, PMI juga langsung memberikan bantuan kepada korban berupa sembako dan higiene kit. Wardoyo