JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Ini Biografi Nadiem Makarim, Pendiri Gojek yang Ditunjuk Presiden Jokowi Sebagai Menteri Dikbud-dikti

Nadiem Makarim. Tribunnews
loading...
Loading...
Nadiem Makarim. Tribunnews

JOGLOSEMARNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Nadiem Anwar Makarim sebagai enteri Pendidikan Kebudayaan Pendidikan Tinggi (Mendikbud-Dikti).

Berikut biografi pendiri sekaligus CEO Gojek Nadiem Makarim melansir dari Wikipedia.

Pemilik nama lengkap Nadiem Anwar Makarim adalah pengusaha asal Indonesia.

Pria kelahiran Singapura, 4 Juli 1984 (35 tahun) adalah pendiri serta CEO Go-Jek, sebuah perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring.

Keluarga

Nadiem Anwar Makarim adalah putra dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri.

Ayahnya adalah seorang aktivis dan pengacara terkemuka yang berketurunan Minang-Arab.

Sedangkan ibunya merupakan penulis lepas, putri dari Hamid Algadri, salah seorang perintis kemerdekaan Indonesia.

Nadiem Makarim menikah dengan Franka Franklin.

Keduanya dikaruniai seorang anak perempuan, Solara Franklin Makarim.

Pendidikan

Nadiem menjalani proses pendidikan dasar hingga SLTA berpindah-pindah dari Jakarta ke Singapura.

Setelah menyelesaikan pendidikan SMA-nya di Singapura, pada tahun 2002 ia mengambil jurusan Hubungan Internasional di Brown University, Amerika Serikat.

Setelah memperoleh gelar sarjana pada tahun 2006, tiga tahun kemudian ia mengambil pasca-sarjana dan meraih gelar Master of Business Administration di Harvard Business School.

Bisnis

Tahun 2018 lalu, Nadiem menduduki urutan ke 150 dalam 150 orang terkaya di Indonesia.

Kekayaan Nadiem Makarim kurang lebih Rp 1,4 Miliar.

Pada tahun 2006, Nadiem memulai kariernya sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company.

Setelah memperoleh gelar MBA, ia terjun sebagai pengusaha dengan mendirikan Zalora Indonesia.

Di perusahaan tersebut ia juga menjabat sebagai Managing Editor. Setelah keluar dari Zalora, ia kemudian menjabat sebagai Chief Innovation Officer (CIO) Kartuku, sebelum akhirnya fokus mengembangkan Go-Jek yang telah ia rintis sejak tahun 2011.

Saat ini Go-Jek merupakan perusahaan rintisan terbesar di Indonesia. Pada bulan Agustus 2016, perusahaan ini memperoleh pendanaan sebesar USD 550 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun dari konsorsium yang terdiri dari KKR, Sequoia Capital, Capital Group, Rakuten Ventures, NSI Ventures, Northstar Group, DST Global, Farallon Capital Management, Warburg Pincus, dan Formation Group.

McKinsey & Co (2006-2009)
Sekembalinya dari Harvard dengan gelar MBA, Nadiem memutuskan untuk pulang ke tanah air dan bekerja di McKinsey & Co. Nadiem menjadi konsultan McKinsey selama 3 tahun.

Zalora Indonesia (2011-2012)
Nadiem menjadi Co-Founder dan Managing Director Zalora Indonesia pada tahun 2011.

Baca Juga :  Viral Video Lamborghini Terbakar di Surabaya, Netizen Fokus ke Pengemudi, "Uwonge Keluar, Wedok, Gak Pakek Baju"

Pada 2012, Nadiem memutuskan keluar dari Zalora untuk membangun startup sendiri, termasuk Gojek yang pada waktu itu memiliki 15 karyawan dan 450 mitra driver.

Dia mengaku telah belajar cukup banyak di Zalora, yang merupakan tujuan utamanya ketika menerima pekerjaan di perusahaan itu.

Di Zalora, Nadiem memiliki kesempatan membangun mega startup dan bekerja dengan sejumlah talenta terbaik di kawasan Asia.

Kartuku (2013-2014)
Sambil mengembangkan Gojek, Nadiem juga menjadi Chief Innovation Officer Kartuku setelah keluar dari Zalora.

Saat awal berdiri, Kartuku tidak ada kompetitor dalam sistem pembayaran non-tunai di Indonesia Kartuku kemudian diakuisisi Gojek untuk memperkuat GoPay.

Gojek (2010)
Nadiem mendirikan Gojek pada 2010 dan kini Gojek sudah menjadi salah satu dari 19 decacorn di dunia, dengan valuasi Gojek mencapai USD 10 miliar.

Gojek pertama kali berdiri sebagai call centre, menawarkan hanya pengiriman barang dan layanan ride-hailing dengan sepeda motor.

Sekarang, Gojek telah bertransformasi menjadi super app, menyediakan lebih dari 20 layanan, mulai dari transportasi, pengantaran makanan, kebutuhan sehari-hari, pijat, bersih-bersih rumah, logistik hingga platform pembayaran digital yang dikenal dengan GoPay.

Nadiem Makarim secara live saat di Istana Negara menyampaikan kepada awak media, sudah tidak memiliki posisi apapun di Go-Jek.

Daftar Nama Menteri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan nama-nama menteri kabinet Kerja Jilid 2 periode 2019-2024.

Berikut nama-nama menteri kabinet kerja jilid 2:

1. Menko Polhukam: Mahfud MD

2. Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto

3. Menko Maritim dan Investasi: Luhut Panjaitan

4. Menko PMK: Muhadjir Effendy

5. Menhan: Prabowo Subianto

6. Mendagri: Tito Karnavian

7. Menlu: Retno LP Marsudi

8. Menag: Fachrul Razi

9. Menteri ATR: Sofyan Djalil

10. Mendes: Abdul Halim Iskandar

11. Menteri ESDM: Arifin Tasrif

12. Menkumham: Yasonna H Laoly

13. Menteri KKP: Edhy Prabowo

14. Menkes: dr Terawan

15. Menaker: Ida Fauziyah

16. Menkeu: Sri Mulyani

17. Menkominfo: Jhonny Plate

18. Menteri LHK: Siti Nurbaya Bakar

19. Menteri PUPR: Basuki

20. Mendikbud-Dikti: Nadiem Makarim

21. Mendag: Agus Suparmanto

22. Menhub: Budi Karya Sumadi

23. Menperin: Agus Gumiwang

24. Menteri Pertanian (Mentan): Syahrul Yasin Limpo

Baca Juga :  Moeldoko: Rocky Gerung Memandang Jokowi dengan Kacamata Buram

25. Menristek: Suharso Monoarfa

26. Mensos: Juliari Batubara

27. Mensesneg: Pratikno

28. Menkop: Teten Masduki

29. Menteri PPPA: Bintang Puspayoga

30. Menpan: Tjahjo Kumolo

31. Menteristiek: Bambang Brodjonegoro

32. Menteri BUMN: Erick Thohir

33. Menteri pariwisata dan idustri kreatif: Wishnutama

34. Menteri Investasi & BKPM: Bahlil Lahadalia

35. Menteri Badan Olahraga Nasional: Zainudin Amali

36. Seskab: Pramono Anung

37. Kepala KSP: Moeldoko

38. Menteri Investasi: Bahlil Lahadalia

39. Jaksa Agung: ST Burhanudin.

Biodata Istri Nadiem

Franka Franklin, istri Nadiem Makarim, eks CEO Gojek, yang ternyata memiliki karir cemerlang seperti sang suami.

Melansir dari Tribunnews dalam artikel ‘Suami Segera Jadi Menteri, Istri Nadiem Makarim Bukan Orang Biasa, Karir Cemerlang di Dunia Bisnis’, disebutkan bahwa Franka Franklin tengah menjalin kerjasama dalam bidang bisnis perhiasan bersama Happy Salma.

Brand perhiasan itu bernama Tulola, yang menjadi brand aksesoris lokal asal Bali.

Berikut Biodata lengkap Franka Franklin

1. Pernah Menempuh Pendidikan di Luar Negeri

Dipantau dari Linkedin, Franka Franklin merupakan Fashion Raffles Design Institue dan Norhbumbria University, Belanda.

2. Karir

Tahun 2007, ia kembali ke Indonesia dan bergabung dengan sebuah agensi branding ternama.

Franka Franklin juga sempat bergabung dengan gerakan pendidikan sosial Indonesia Mengajar yang dipopulerkan Anies Baswedan.

Di sana, Franka Franklin bergabung sebagai Spesialis Komunikasi Strategis tahun 2010.

Catatan karir seorang Franka Franklin pun cukup cemerlang.

Franka Franklin kini diketahui menjabat sebagai Co-Owner dari Tulola Designs dan pernah menjadi Vice President Merchandising & Business Development di Berrybenka.com selama 3 tahun.

Franka Franklin bahkan juga pernah menjadi Brand Marketing & Communications Manager di Time International selama satu tahun.

www.tribunnews.com

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Ini Biodata Nadiem Makarim Eks CEO Gojek Ditunjuk Jokowi Sebagai Menteri Dikbud-dikti, Artikel Asli

Loading...