loading...
Tim relawan saat memadamkan sisa api yang membakar lereng Gunung Lawu. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran hutan dan lahan kawasan lereng Gunung Lawu yang terletak di Desa Anggrasmanis,  Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar, akhirnya bisa dipadamkan. Meski demikian, puluhan personel gabungan masih diterjunkan untuk menyisir sisa-sisa titik api yang dimungkinkan masih berpotensi memicu kebakaran di wilayah tersebut.

Data yang dihimpun, titik api di wilayah Anggrasmanis, Jenawi berhasil dijinakkan pada Sabtu (26/10/2019) petang pukul 17.30 WIB.

Pemadaman melibatkan ratusan personel mulai petugas Perhutani, TNI-Polri, relawan dan masyarakat setempat.

Mereka berhasil memadamkan titik api yang kembali muncul di petak 63A-1 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Nglerak BKPH Lawu Utara.

Wakil Administratur Perum Perhutani KPH Surakarta, Muhammad Farkhan Masykur menyampaikan, sebanyak 407 personel gabungan berhasil memadamkan api pada Sabtu (26/10/2019) sekira pukul 17.30 WIB.

Baca Juga :  Geger Mayat Bayi Ditemukan Dibuang di Selokan Tawangmangu Karanganyar Dibungkus Plastik, Masih Ada Ari-arinya

Menurut pendataannya, total lahan yang terbakar di wilayah Jenawi mencapai sekitar 20 hektare.

“Tapi hari ini tadi sebanyak 20-30 orang melakukan penyisiran bekas tunggak yang belum padam di arah Pos. Tim relawan dari Reco dan AGL itu dibagi menjadi dua tim,” paparnya dihubungi wartawan, Minggu (27/10/2019).

Farkhan menguraikan rata-rata yang terbakar ialah semak belukar kering dan pohon. Akan tetapi kebakaran yang melanda tidak total.

Ia berharap penyisiran hari ini berhasil, sehingga tidak muncul titik api kembali.

“Penyisiran ini menggunakan alat semprot berisi air. Itu untuk memadamkan bara pada tunggak,” jelasnya.

Sebelumnya, akibat kebakaran yang melanda kawasan lereng Gunung Lawu. Disparpora Karanganyar telah mengeluarkan surat edaran resmi tentang penutupan jalur pendakian Gunung Lawu sejak Senin (21/10/2019).

Baca Juga :  Data Corona Terbaru Karanganyar, Jumlah ODP Terus Meroket Tambah 26 Orang Jadi 130 Orang. Jumlah Pasien Dirawat Berstatus PDP 11 Orang, DKK Sebut Ini Pemicunya!

Guna mencegah terjadinya hal-hal yang mengancam keselamatan pengunjung dan pendaki, Wana Wisata Pringgodani dan Jalur pendakian Candi Cetho dan Cemoro Kandang ditutup sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan. Wardoyo