JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Babak Penyisihan KMNR 15 Solo, 2.774 Peserta Tumplek Blek di Hartono Mall Solo Baru

Para peserta penyisihan KMNR 15 di Orient Resto Hartono Mall Solo Baru megangkat soal sebagai tanda telah selesai mengerjakan soal, Minggu (24/11/2019). Marwantoro S

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Babak penyisihan Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) 15 wilayah Solo dan sekitarnya, Minggu (24/11/2019) berlangsung lancar. Olimpiade matematika terbesar di Indonesia yang diselenggarakan di Orient Resto Hartono Mall Solo Baru disambut dengan antusias dan  keceriaan oleh ribuan peserta.

Ketua panitia Hari Purwanto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM
mengatakan babak penyisihan yang dilaksanakan di Hartono Mall
ini diikuti 2.774 siswa SD hingga SMA dari berbagai sekolah di
kota Solo dan sekitarnya.

“Anak-anak terlihat ceria saat memasuki ruang lomba yang sangat nyaman” ujar Hari yang juga ketua KPM Cabang Solo.

Ketua Klinik Pendidikan Mipa (KPM) Cabang Solo memberikan sambutan pada pembekaan babak penyisihan KMNR di Orient Resto Hartono Mall Solo Baru, Minggu (24/11/2019). Marwantoro

Jonatan siswa kelas 2 SDK Kalam Kudus mengaku sangat senang
bisa ikut KMNR ini. “Senang, banyak temannya tempatnya juga
sangat nyaman” ujarnya. Begitu juga dengan Kenzo, siswa kelas 2 SDN Bratan 1 ini mengatakan bahwa dirinya ingin bisa sampai
final dan juara.

Kompetisi bertema Menjaring Siswa Berprestasi dengan KMNR ini
berlangsung lancar dan tenang. Hal ini karena didukung oleh
ruangan yang luas, sejuk dan kedap suara. “Kami telah
mempersiapkan tempat lomba yang luas, sejuk, nyaman dan kedap suara, sehingga para perserta dapat berkonsentrasi penuh dalam mengerjakan soal” papar Hari

Baca Juga :  Ini Lho Lur Paslon Pilkada Sukoharjo 2020, Ada Joko Santosa-Wiwaha Aji Santosa Alias Joswi dan Etik Suryani-Agus Santosa Atau EA

Hasil babak penyisihan KMNR 15 ini direncanakan akan diumumkan pada 15 Januari 2020 melalui web kpmseikhlasnya.com.

Suasana ruang babak penyisihan KMNR 15 Orient Resto Hartono Mall Solo Baru. Marwantoro

Sempat Terjadi Penumpukan

Dari pantaun di lapangan, ribuan peserta yang rata-rata
didampingi orangtuanya mulai berdatangan sejak sekitar pukul
07.30 WIB.

Para pengantar di sesi 1, yang pesertanya siswa kelas 1 dan 2
SD, para pendamping rata-rata memilih menunggu putra-putrinya di depan lokasi lomba.

Hal itu menyebabkan sempat terjadinya penumpukan pengantar pada pergantian sesi 1 dan 2, namun dengan kesigapan panitia hal itu bisa segera diatasi.

Diikuti Lebih Dari 130.000 Peserta

Mengutip Republika.co.id, secara nasional, pelaksanaan babak penyisihan KMNR 15 ini tersebar di 23 provinsi dan 87 Kota/Kab, diikuti lebih 130.000 peserta kelas 1 SD hingga 12 SMA.

Adapun lokasi babak penyisihan KMNR Se-Indonesia meliputi,
provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Barat,
Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Lalu
Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan,
Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

Baca Juga :  Wajib Tahu Ini Ancaman Hukuman Pelaku Aksi Balap Lari Liar di Jalanan, Bisa Dipidana 18 Bulan Atau Denda 1,5 M

Rangkaian kegiatan KMNR Se-Indonesia Ke-15, telah dimulai sejak tahapan Uji Soal MNR. Tercatat, periode 2019/2020 lebih dari 400 ribu pelajar mengikuti tahapan uji soal MNR. Berdasarkan data, Uji Soal MNR periode 2016/2017 diikuti 250.718 peserta, periode 2017/2018 diikuti 323.997 peserta, dan periode 2018/2019 diikuti 352.088 peserta.

Ketua Penyelenggara, M Fachri, mengatakan tren peningkatan
animo peserta mengikuti KMNR disambut positif. ”Alhamdulillah,
KMNR semakin diminati dari berbagai sekolah karena soal-soal
yang unik dan dapat mengasah daya nalar siswa untuk melatih
kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking
Skills), ujarnya.

“Di samping itu, hal yang paling unik dan berbeda dari gelaran
KMNR adalah biaya partisipasi lomba yang menerapkan sistem
metode seikhlasnya (SMS) sesuai kemampuan peserta. Diharapkan melalui Sistem Metode Seikhlasnya (SMS) ini semua peserta dapat mengasah kemampuannya tanpa terhalang oleh biaya”, kata Fachri.  Marwantoro S/Republika.co.id