JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gedung Aula Balai Desa Pelemgadung  Mendadak Ambrol di Malam Jumat. Ternyata Sudah Setahun Lebih Tak Ada Yang Berani Masuk! 

Kondisi aula Balai Desa Pelemgadung, Karangmalang, Sragen yang ambrol dan hancur karena lapuk dimakan usia, Jumat (1/11/2019). Foto/Wardoyo
Kondisi aula Balai Desa Pelemgadung, Karangmalang, Sragen yang ambrol dan hancur karena lapuk dimakan usia, Jumat (1/11/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bangunan Aula Balai Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, Sragen mendadak ambrol, Kamis (31/10/2019) malam atau malam Jumat (1/11/2019). Konstruksi bangunan utamanya bagian atap yang sudah rapuh dan jebol diduga menjadi pemicu ambrolnya bangunan atap gedung yang biasa digunakan pertemuan tersebut.

Data yang dihimpun di lapangan, insiden ambrolnya atap terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Menurut salah satu warga, Joko, saat kejadian turun hujan ringan.

Tak lama berselang berhembus angin.  Saat itulah mendadak warga di sekitar balai desa dikejutkan dengan suara gemuruh dari arah balai desa.

“Ambrolnya pas habis Isyak malam Jumat kemarin. Nggak ada yang nyangka, tahu-tahu hujan gerimis dan angin, langsung ambrol,” paparnya Jumat (1/11/2019).

Dari catatan JOGLOSEMARNEWS.COM , bangunan aula itu sudah setahun lebih memang dikosongkan lantaran kondisi atapnya sudah jebol.

Baca Juga :  Kabar Baik, Pemkab Akhirnya Bolehkan Hajatan dan Campursari Tapi Hanya Siang Hari. Berikut Kesepakatan dan Aturan-aturan Hajatan Yang Sudah Disepakati!

Beberapa bagian kayu kuda-kuda sudah rontok dan plafon pada bangunan aula berukuran 25 x 10 meter itu sudah ambrol. Menurut warga, aula itu dibangun kali terakhir pada 1976 silam.

“Sudah sekitar setahun lebih aula itu nggak dipakai dan nggak ada orang yang berani masuk. Karena sudah hampir runtuh jadi takut kalau masuk malah ketiban. Selama ini kalau ada pertemuan biasanya di teras dan halaman,” tutur Joko.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Desa (Sekdes) Pelemgadung, Zepri Martin, membenarkan ambrolnya atap aula balai desanya itu. Menurutnya insiden itu terjadi akibat kondisi konstruksi aula yang memang sudah rapuh dan sudah tidak layak.

Bahkan ia mengatakan karena kayu penyangga dan plafon sudah rusak, setahun terakhir bangunan aula itu memang tidak difungsikan karena kondisinya sangat mengkhawatirkan.

Baca Juga :  Korban Tewas Kecelakaan Maut Bus Hadimulyo di Gemolong Adalah Penumpang Asal Gondangrejo Karanganyar. Bernama Janatin, Duduknya di Belakang Sopir

Dengan ambrolnya aula, maka Pemdes akan segera melakukan pembangunan gedung olahraga sebagai pengganti aula.

Gedung olahraga itu sudah dianggarkan hampir Rp 500 juta dan sudah masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) Desa Pelemgadung.

“Memang sudah dialokasikan anggaran sekitar Rp 500 juta untuk dibuat gedung olahraga. Karena sudah ambrol, ya malah nanti akan segera dibangun karena memang pembangunan gedung olahraga itu sudah direncanakan akan dimulai tahun 2020. Desainnya juga sudah disiapkan,” paparnya Jumat (1/11/2019).

Ia memastikan musibah itu tidak menimbulkan korban jiwa. Kerusakan pada bangunan juga sudah sejak beberapa tahun dan memang sudah direncanakan akan dibangun mulai 2020. Wardoyo