JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Obati Kekecewaan Pedagang, Bupati Sragen Langsung Borong Dagangan Rp 3 Juta di Pasar Kota

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat berbelanja di Pasar Kota Sragen, Jumat (13/12/2019) pagi. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat berbelanja di Pasar Kota Sragen, Jumat (13/12/2019) pagi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Setelah sempat membuat kecewa karena berkunjung tanpa belanja di Pasar Kota beberapa waktu lalu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati kembali datang ke pasar itu, Jumat (13/12/2019) pagi.

Seolah ingin membayar kekecewaan pedagang, orang nomor satu di Pemkab Sragen itu melunasinya dengan memborong dagangan sejumlah pedagang hingga Rp 3 juta.

Tadi pagi, bupati kembali datang bersama Wakil Bupati, Dedy Endriyatno dan jajaran pejabat teras Sragen. Mereka singgah ke Pasar Kota Sragen selepas kegiatan olahraga di Jumat pagi.

Sebelumnya, duet Bupati dan Wabup sempat bertandang ke Pasar Bunder dan Pasar Kota juga di hari Jumat. Namun kunjungan itu menyisakan kecemburuan di kalangan pedagang Pasar Kota.

Masalahnya, saat bertandang di Pasar Bunder, bupati sempat memborong beberapa dagangan pedagang hingga habis hampir ratusan ribu.

Baca Juga :  Kades Positif Covid-19, Semua Warga Tegaldowo Gemolong Yang Kontak Erat Setelah Tanggal 20 Juli Diminta Segera Lapor dan Isolasi Mandiri!

Namun saat di Pasar Kota, bupati dan jajarannya hanya singgah untuk makan soto saja tanpa mampir membeli dagangan.

Dalam kunjungannya tadi pagi, bupati
langsung memborong sejumlah barang dan keperluan sehari – hari serta beberapa alat – alat rumah tangga.

Antara lain, baju batik, celana, mukena, tas, kain handuk, pisau, tumbu, panci, bawang merah dan bawang putih, serta beberapa barang kebutuhan lainnya.

“Iya himbuan sudah kita berikan seluruh PnNS, tidak perlu menunggu setiap hari jumat untuk belanja. Intinya kalau longgar ya belanja di pasar tradisional,” ujar bupati kepada wartawan.

Menurut bupati yang akrab disapa Mbak Yuni itu, belanja di pasar tradisional perlu dilakukan bagi seluruh PNS dan masyarakat.

Dengan imbauan itu, diharapkan masyarakat dan PNS bisa membudayakan belanja ke pasar tradisional untuk membangkitkan kembali ekonomi di pasar tradisional yang dalam beberapa waktu terakhir agar lesu dan sepi.

Baca Juga :  Berikut Daftar Lengkap 23 Motor Barang Bukti Curanmor Yang Diamankan Polres Sragen. Masyarakat Dipersilakan Mengambil Gratis dengan Syarat Surat Ini!

“Ini tadi habis berapa ya, Rp 3 juta ada.
Iya ini juga termasuk pasar pada tahun 2022 mau direnovasi karena sudah tidak layak. Nanti yang bangun provinsi,” bebernya.

Terpisah, Wakil Bupati Sragen membeli sejumlah keperluan seperti baju, ikat kepala, perabotan dapur, cangkul, sabit, buah buahan seperti salak dan lainnya.

“Iya belanja kebutuhan, ayo belanja di pasar tradisional,”ujarnya.

Sementara, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kota Sragen, Mario mengucapkan terimakasih kepada Bupati Sragen sudah peduli dan mau belanja di pasar tradisional.

“Allhamdulilah, kami mengucapkan terimakasih atas kunjungan bupati dan pak wakil bupati. Ini sangat menguntungkan bagi kita pedagang pasar kota dengan berbelanja di barang dagangan kami,” kata Mario. Wardoyo