JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Gerebeg Sudiro

Pertunjukan barongsai sebagai salah satu bagian dalam acara gerebeg sudiro / lisa ariyani
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ribuan masyarakat dari berbagai daerah terlihat antusias mengikuti Gerebeg Sudiro di depan Pasar Gede Hardjonagoro, Solo, Minggu (19/1/2020).

Gerebeg Sudiro tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Imlek 2571, yang jatuh pada hari  Sabtu (25/1/2020).

Dalam kata sambutannya, Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mengapresiasi kegiatan Kirab Budaya Grebeg Sudiro tersebut.

“Kegiatan ini sudah sesuai dengan visinya dalam mengajak masyarakat untuk ‘waras, wasis, wareg, mapan dan papan’,” ujarnya.

Baca Juga :  Bawaslu Solo Temukan Pendukung Siluman Saat Verfak Pasangan Bajo, Diberi 3 Hari untuk Pembuktian Dukungan

Kirab Budaya Grebeg Sudiro tersebut merupakan Grebeg Sudiro yang ke-13, yang tahun ini mengangkat tema Bersinergi Merawat Kebhinekaan.

Grebeg tersebut diikuti oleh sekitar 2.000 orang yang tergabung dalam 62 kelompok peserta kirab serta ada sekitar 4.000 kue keranjang yang dibagikan.

Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo beserta jajaran dalam acara Gerebeg Sudiro / lisa ariyani

Kirab dimulai dari Pasar Gede, berjalan menuju Jalan Mayor Kusmanto, kemudian Jalan Mulyadi. Arak-arakan kemudian menuju Jalan Urip Sumoharjo dan kembali lagi ke depan Pasar Gede untuk melakukan atraksi di depan panggung utama.

Baca Juga :  Demi Kenormalan Baru, Hotel Solo Populerkan Tagar #dihotelaja

Meskipun cuaca sangat terik, namun hal itu tidak menyurutkan antusiasme masyarakat dalam menyaksikan grebeg Sudiro itu sampai selesai.

Bahkan, banyak warga yang datang dari luar Solo, mengaku berangkat dari pagi hanya untuk menyaksikan rangkaian acara Grebeg Sudiro tersebut. “Saya dari Sragen, Mbak. Berangkat dari jam 10.00 WIB  ya khusus untuk nonton grebeg ini. Mumpung hari Minggu dan saya libur kerja,” tutur Sinta (35) salah satu penonton gerebeg sembari menggendong putrinya. lisa ariyani