JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Begini Pengakuan Pekerja Pabrik Pembuat Pupuk Palsu di Pracimantoro Wonogiri. Digaji 75 Ribu Perhari dan Dikasih Makan

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM
Para pekerja pabrik pembuat pupuk palsu di Kecamatan Pracimantoro Wonogiri ternyata mendapat perlakuan layak dari bosnya.

Hal itu diungkapkan langsung para pekerja pabrik milik TG di Pule Pracimantoro. Salah satu pekerja menyebutkan setiap hari mendapatkan bayaran sebesar Rp 75.000.

“Kalau hari Minggu libur. Itu sudah dapat makan perhari dari sini,” ungkap dia yang meminta namanya dirahasiakan, Kamis (27/2/2020).

Baca Juga :  Sah Lur, Pilkada atau Pilbup Wonogiri 2020 Diikuti 2 Paslon, Yakni Joko Sutopo-Setyo Sukarno alias Josss dan Hartanto-Joko Purnomo atau Harjo, KPU Sudah Menetapkan

Bayaran sebesar itu termasuk layak di Wonogiri. Terlebih dia terhitung masih baru bekerja di pabrik yang berjarak tidak terlalu jauh dari jalur lintas selatan (JLS) tersebut.

“Kalau kerjanya ya biasa mencampur bahan-bahan,” kata dia.

Dia mengaku tidak tahu bahwa pupuk yang diproduksi pabriknya adalah ilegal. Dia menyebutkan hanya menjalankan perintah bos.

Kasus tersebut terungkap ketika petani di wilayah Trucuk Klaten mendapatkan keanehan ketika menggunakan pupuk yang dibeli dari sales. Pada kemasan karung, warna tulisan nama berbeda antara pupuk asli dan yang palsu. Misalnya pupuk NPK, yang asli tulisannya biru, sedangkan yang palsu hitam. Selain itu tulisan SNI pada kemasan pupuk asli sangat jelas, sedangkan yang palsu agak kabur.

Baca Juga :  12 Warga Kecamatan Karangtengah Wonogiri Terjaring Razia Masker, Akhirnya Hal ini yang Dilakukan Tim Gabungan

Butiran pupik asli bersih, yang palsu banyak debu dan kotor. Ketika dicampur urea langsung menggumpal dan lengket. Aria