JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Nasib Gibran Jokowi dan Purnomo akan Diumumkan PDIP pada 3 Maret Mendatang

Gibran menyempatkan diri berfoto bersama pasangan bakal calon walikota Solo, Achmad Purnomo-Teguh Prakosa saat mendarat di Jakarta. Keduanya menjalankan fit and proper test di DPP PDI Perjuangan, Senin (10/2/2020) siang ini. Istimewa

Gibran menyempatkan diri berfoto bersama pasangan bakal calon walikota Solo, Achmad Purnomo-Teguh Prakosa saat mendarat di Jakarta. Keduanya menjalankan fit and proper test di DPP PDI Perjuangan, Senin (10/2/2020) siang ini. Istimewa

JAKARTA (JOGLOSEMARNEWS.COM )-PDI Perjuangan secara resmi mulai mengumumkan para calon kepala daerah yang akan maju dalam Pilkada 2020 mendatang. Para calon kepala daerah yang akan diusung oleh PDIP itu mulai diumumkan pada Rabu (19/2/2020).

Ada 49 pasangan calon kepala daerah tingkat kabupaten/kota dan provinsi di seluruh Indonesia yang diumumkan pada gelombang pertama ini yang akan mendapat rekomendasi PDIP. Penetapan dilakukan setelah adanya proses penjaringan dan penyaringan Pilkada 2020.

“Tanggal 19 ini telah direncanakan dalam rapat DPP partai. Dengan demikian, pada gelombang pertama, kalau dilihat lebih banyak incumbent dan juga datang dari kader PDIP sendiri,” kata Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat mengumumkan nama-nama pasangan calon kepala daerah di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Dari 49 pasangan calon kepala daerah itu, ada sejumlah pasangan kepala daerah di wilayah eks Karesidenan Surakarta yang sudah mendapat rekomendasi PDIP. Yakni untuk Kabaupaten Sragen, Kabupetan Boyolali, Kabupaten Sragen.

Baca Juga :  Tak Tahan Lihat Ada Orang Telpon di Pinggir Jalan Kawasan Tipes Solo, Dua Orang Ini Langsung Tergoda dan Akhirnya Ini yang Terjadi

Untuk Kota Solo, PDIP belum mengumumkan siapa yang bakal direstui partai tersebut untuk maju dalam Pilkada 2020 nantinya. PDIP belum mengumumkan calon kepala daerah di Pilkada Kota Solo yang diikuti Gibran Rakabuming, putra Presiden Jokowi. Hal yang sama juga berlaku di Medan yang diikuti Bobby Afif Nasution, menantu Presiden Jokowi.

Nasib Gibran dan Bobby, akan ditentukan pada tanggal 3 Maret 2020. Apakah keduanya melenggang mendapat restu atau rekomendasi PDIP untuk menaju berlaga dan Pilkada, ataukah rekomendasi akan jatuh ke nama yang lain.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto  di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (19/2/2020) mengatakan, untuk Pilkada Kota Solo akan ditentukan tanggal 3 Maret. “Nanti tanggal 3 Maret,” ujar Bambang.

Baca Juga :  Bunga Langka Berbau Busuk Muncul di SD Panularan Solo, Jadi Perbincangan netizen, Namanya Suweg Masih Kerabat Dekat Bunga Bangkai Raksasa

Pilkada Solo dan Medan akan menarik sebab akan diikuti oleh keluarga Presiden Jokowi. Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi,, mendaftar sebagai Calon Wali Kota Solo via DPD PDIP karena di DPC PDIP sudah ditolak karena sudah tutup. Sedangkan menantu Jokowi, Bobby Afif Nasution, akan berlaga di Kota Medan. Gibran bersaing dengan Achmad Purnomo memperebutkan rekomendasi pencalonan dari PDIP. Purnomo kini menjabat Wakil Wali Kota Solo.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan bahwa calon untuk Pilkada Solo 2020 sebenarnya sudah siap diumumkan. Tapi karena dijadwalkan diumumkan bersamaan dengan Bali dan Makassar, pengumuman diundur sampai gelombang kedua. Pengumuman tak bisa dilakukan pada hari ini karena masyarakat Bali sedang merayakan Hari Galungan.

Menurut Hasto, sebenarnya pasangan calon kepala daerah untuk Provinsi Bali, NTT, Jambi, Kota Solo, dan Kota Medan yang diusung PDIP sudah siap diumumkan kepada publik. Dia menyatakan pengumuman para calon kepala daerah yang didukung PDIP dilaksanakan bergelombang sejak hari ini sampai akhir Maret 2020. “Karena keterbatasan tempat.”(syahirul)

#teras