JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Waspada, Kasus Corona Karanganyar Kembali Meningkat. Jumlah Warga PDP Diisolasi Bertambah Satu Orang, Warga ODP Melonjak Jadi 39 Orang

1096
Ilustrasi Karanganyar Lawan Corona. Foto/Istimewa
loading...
Ilustrasi Karanganyar Lawan Corona. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Seiring lonjakan kasus corona virus di Jateng, angka kasus di daerah juga mulai menunjukkan peningkatan.

Termasuk di Kabupaten Karanganyar. Data terbaru yang dirilis Pemkab Karanganyar, hingga Kamis (26/3/2020) petang pukul 15.00 WIB, jumlah kasus corona virus untuk warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) melonjak mencapai 39 orang.

Padahal sehari sebelumnya masih di kisaran 32 orang. Dari angka 39 itu, tujuh di antaranya adalah kasus ODP baru tambahan sehari ini.

Sedangkan sisanya adalah ODP lama, dengan dua orang sejauh ini dinyatakan sudah lulus alias bebas dari status ODP corona.

Tak hanya ODP, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di ruang isolasi juga bertambah satu orang. Dengan tambahan satu orang itu, jumlah total PDP hingga saat ini menjadi empat orang.

Semuanya dirawat di RSUD Karanganyar. Hingga kini total sudah ada enam PDP di Karanganyar dengan dua di antaranya berhasil sembuh. Data tersebut merupakan data terupdate yang dilansir di situs resmi tanggap daruray covid 19 Kabupaten Karanganyar di website covid19.karanganyarkab.go.id.

Baca Juga :  Setelah Krapyak, Kini Warga Boyolayar Sumberlawang Sragen Juga Putuskan Lockdown. Jalan Kampung Ditutup Total, Semua Pendatang Dilarang Masuk!

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKK Karanganyar, Purwanti, memastikan sejauh ini Kabupaten Karanganyar relatif aman dan tidak ada kasus positif covid-19. Namun ia membenarkan adanya tambahan satu pasien PDP sehingga total jadi 4 PDP.

“Tapi kondisi PDP dalam keadaan sehat,” paparnya.

Sebelumnya ia mengungkapkan, Pemkab telah menyiapkan rumah sakit lain sebagai lini ketiga. Yakni rumah sakit Lanud Adi Sumarmo dan Rumah sakit Mojosongo  ditambah 6 rumah sakit swasta.

“Yang perlu kami tegaskan adalah, pentingnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi larangan agar tidak keluar rumah. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.  Larangan agar tidak keluar rumah ini, terus kita sosialisasikan dengan melibatkan seluruh stake holder yang ada. Edukasi dan sosialisasi juga terus kita lakukan kepada seluruh masyarakat agar berperilaku hidup sehat, selalu mencuci tangan, menghidari kerumunan dan tidak berjabat tangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kabar Baik, PDAM Karanganyar Beri Potongan 50 % Tagihan Air Semua Pelanggan untuk Bulan April dan Mei. Total Subsidinya Rp 3,6 Miliar

Sementara, Direktur RSUD Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, menyatakan akan menambah ruang isolasi dari yang sebelumnya hanya 5 ruang, akan ditambah 10 ruangan isolasi.

“ Saat ini kita baru memiliki lima ruang isolasi. Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, kita akan menambah sepuluh ruangan,” ungkapnya. Wardoyo