JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ribuan Anggota Kesulitan Angsuran, DAPM Madani Gondang Sragen Gelontorkan 1.336 Paket Sembako. Berharap Sedikit Meringankan Beban di Tengah Pandemi Corona

Para pengurus DAPM Madani Gondang saat berpose sebelum pendistribusian bantuan sembako bagi 1.336 anggota terdampak corona, Kamis (23/4/2020). Foto/Wardoyo
Para pengurus DAPM Madani Gondang saat berpose sebelum pendistribusian bantuan sembako bagi 1.336 anggota terdampak corona, Kamis (23/4/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wabah corona virus atau covid-19 yang melanda saat ini, membuat Lembaga Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Madani Kecamatan Gondang tergerak melakukan aksi peduli.

Berempati dengan kondisi warga yang terdampak, lembaga jelmaan PNPM Mandiri di Gondang itu menggelontorkan ribuan paket sembako untuk anggota terdampak, Kamis (23/4/2020).

Salah satu Ketua Bagian di Lembaga DAPM Madani Gondang, Suwarno mengatakan total ada 1.336 paket bantuan sembako yang didistribusikan ke sembilan desa di Kecamatan Gondang.

Rinciannya Desa Srimulyo 230 paket, Desa Tegalrejo 134 paket, Tunggul 136 paket, Glonggong 187 paket, Kaliwedi 73 paket, Plosorejo 126 paket, Wonotolo 119, Gondang 135 paket, Bumiaji 196 paket.

Jumlah penerima bantuan ada 128 kelompok dengan penerima sebanyak 1.336 orang. Penerima diprioritaskan dari kalangan anggota Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang bernaung di bawah DAPM.

“Paket bantuan ini sebagai wujud kepedulian DPAM Madani kepada masyarakat yang terkena dampak corona. Khususnya anggota SPP yang kesulitan mengangsur pinjaman dan menjalankan usaha kecilnya akibat pandemi corona ini,” paparnya ditemui di sela pemberangkatan bantuan di kantor DAPM, Kamis (23/4/2020).

Baca Juga :  Ustadznya Positif Covid-19, Ponpes El Nusa Shobo Guno di Tangkil Sragen Langsung Dilockdown Total. Pemdes dan Warga Langsung Berempati Gelar Penyemprotan Desinfektan

Paket yang dibantukan itu berisi sembako beras, gula, minyak goreng dan teh. Pengadaannya diambilkan dari  alokasi dana sosial yang setiap tahun dianggarkan sebesar 15 persen dari dana surplus.

Pendistribusian dilakukan berkoordinasi dengan Pemdes masing-masing dan dari tim juga ikut terjun membantu pembagian.

“Mereka yang mendapat itu sudah didasarkan pada hasil pengamatan di lapangan dan dirapatkan oleh tim mana-mana yang layak mendapatkan sehingga benar-benar tepat sasaran. Rata-rata yang dapat ini adalah anggota SPP yang kesulitan. Misalnya jualan keliling di sekolah-sekolah kan sekarang nggak bisa jalan karena sekolah libur dan aktivitas masyarakat dibatasi. Sehingga mereka tidak lagi mendapat penghasilan,” terangnya.

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Camat Gondang kepada Kades Gondang. Foto/Wardoyo

Suwarno berharap bantuan itu bisa bermanfaat dan meringankan beban masyarakat khususnya ibu-ibu pelaku simpan pinjam di DAPM.

Baca Juga :  Tambah 9 Pasien Lagi, Berikut Daftar Lengkap Warga Terpapar Positif Covid-19 Sragen Hari Ini. Tujuh di Antaranya Pegawai RSUD Sragen!

Sebagai bentuk keprihatinan, DAPM juga memberikan kelonggaran waktu angsuran mulai dari sepekan hingga setengah bulan.

“Kita beri kelonggaran, tapi tetap jalan. Karena ini dana dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Bantuan sembako ini meski tidak  mencukupi kebutuhan tapi mudah-mudahan bisa meringankan beban masyarakat di 9 desa di Gondang. Ini sebagai wujud sumbang sih DAPM untuk masyarakat juga,” tandasnya.

Camat Gondang, Catur Sarjanto yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi kepedulian DAPM dalam membantu sembako bagi masyarakat yang terdampak corona di Gondang.

Sesuai hasil koordinasi, penerima bantuan memang diprioritaskan bagi anggota SPP yang kesulitan mengangsur akibat aktivitas usaha atau ekonominya terdampak.

“Sehingga DAPM sebagai bapak asuh dari kelompok SPP ini memberikan kepedulian berupa paket sembako. Tentu kami sangat berterimakasih. Minimal ini bisa ngenteng-ngentengi (meringankan) beban masyarakat yang saat ini memang dilanda kesulitan atau kesusahan akibat pandemi corona,” tandasnya. Wardoyo