JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Dana Hanya Cukup Sampai Mei, Pemkot Solo Bakal Nunggal Premi JKN-KIS Hingga Akhir Tahun

Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan. Republika/Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkot Solo hanya mampu membayar premi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat hingga Bulan Mei 2020 ini. Pasalnya, anggaran JKN KIS masuk dalam skema realokasi untuk percepatan penanganan covid-19 Solo.

Wali kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menjelaskan, dengan demikian rencana pembayaran premi JKN KIS untuk Kota Solo periode Juni – Desember 2020 akan dibayarkan tahun depan.

Baca Juga :  Terkait Kasus Penyerangan Anggota PSHT di Mojosongo, Polisi Bentuk Tim Khusus

“Pemkot utang dulu ke BPJS. Anggarannya sekarang prioritas untuk penanganan pandemi Corona dulu. Ya memang Ndak ada uangnya,” urainya, Selasa (19/5/2020).

Di sisi lain, Rudy juga menilai kebijakan pemerintah terkait Perpres 64 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas peraturan presiden nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan tersebut tidak tepat.

“Kebijakan itu kan malah membuat masyarakat resah. Harusnya tidak terjadi, lebih baik fokus ke pandemi dulu. Bagaimanapun juga bagi pemerintah daerah yang membayar JKN PBI pasti bingung. Nanti keliru menganggarkan malah salah lagi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Merasa Mendapat Perlakuan Tidak Menyenangkan, Belasan Wartawan Rame-rame Walkout dari Area Konferensi Pers Keraton Surakarta

Sementara itu, Pemkot Solo setidaknya mengeluarkan anggaran Rp 5 miliar secara rutin untuk 136 ribu lebih jiwa. Namun ke depan, Pemkot belum akan memastikan anggaran yang akan dikeluarkan. Pemkot Solo menyatakan akan fokus terhadap penanganan pandemi Corona terlebih dulu. Prihatsari