SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meski kurva kasus covid-19 atau corona virus di Sragen terus melandai, Pemkab setempat memutuskan tak buru-buru menerapkan new normal.
Termasuk di bidang pendidikan. Dinas Pendidikan setempat bahkan resmi memutuskan memperpanjang masa belajar di rumah atau libur sekolah hingga 13 Juli mendatang.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, Suwardi, Jumat (29/5/2020). Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia menyampaikan Pemkab sudah memutuskan memperpanjang masa belajar di rumah sampai akhir tahun ajaran baru 2019/2020.
Selanjutnya, siswa akan masuk kembali ke bangku sekolah pada awal tahun ajaran baru 2020/2021 pada 13 Juli mendatang.
“Per hari ini kita sudah putuskan untuk perpanjangan masa belajar rumah sampai akhir tahun ajaran ini. Sambil menyiapkan tahun ajaran baru. Jadi belajar di rumah dilanjutkan sampai nanti masuk kembali 13 Juli,” paparnya ditemui di ruang kerjanya, Jumat (29/5/2020).
Sebelumnya, masa belajar di rumah sudah beberapa kali diperpanjang. Terakhir, perpanjangan dilakukan sampai 29 Mei hari ini.
Karena situasi belum memungkinan, ditambah kebijakan Kemendikbud yang sudah menetapkan hari masuk sekolah 13 Juli, sehingga Pemkab pun memutuskan hal yang sama.
“Karena nanti rapotan setelah itu dilanjutkan libur akhir tahun ajaran sampai masuk lagi tahun ajaran baru 13 Juli. Dari Kemendikbud juga sudah sesuai kalender pendidikan,” terangnya.
Perpanjangan masa belajar di rumah itu sudah ditetapkan melalui surat edaran. Saat ini surat edaran sudah disiapkan dan akan segera diedarkan ke semua satuan pendidikan di Sragen.
Perpanjangan masa belajar di rumah itu juga sekaligus untuk persiapan masa new normal saat memasuki tahun ajaran baru nanti.
“Hal itu tadi juga sudah dibahas saat rapat video conference dengan Kemendikbud hari ini tadi,” tandasnya. Wardoyo