JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

Pandemi Corona, UMS Lakukan Pengkuhan Guru Besar Secara Online

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar prosesi Pengukuhan Guru Besar (Gubes) secara online, Rabu (13/5/2020). Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Untuk pertama kalinya di Jawa Tengah, sebagai perguruan tinggi swasta Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar prosesi Pengukuhan Guru Besar (Gubes) secara online. Acara yang digelar Rabu (13/5/2020) tersebut mengukuhkan Prof Anton Agus Setyawan sebagai Gubes UMS yang ke-34.

Kegiatan pengukuhan dilakukan langsung oleh Rektor UMS Prof Sofyan Anif. Pengukuhan berlangsung secara khidmat dimana Prof Anton berada di rumahnya, Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo membawakan pidato ilmiahnya berjudul ”Relationship Marketing, Kemitraan Strategis UMKM dan Kesenjangan Kesejahteraan di Indonesia”.

”Sebenarnya ada 2 guru besar yang akan dikukuhkan, namun salah satunya kami tahan, menunggu waktu yang tepat untuk pelaksanaan pengukuhan. Kali ini pengukuhan secara online membuktikan kualitas kami sebagai perguruan tinggi yang tidak berhenti produktif di tengah pandemi Corona,” papar Rektor UMS, Prof Sofyan Anif.

Baca Juga :  Mahasiswa UNS Kaji Ampas Kopi sebagai Material Elektroda Baterai Sodium Ion

Sementara itu, Prof Anton menjadi guru besar Ilmu Manajemen UMS atas penelitiannya mengenai konsep relationship marketing dan penguatan power usaha mikro kecil menengah (UMKM). Penelitian dan kajian tersebut dianggap mampu berkontribusi pada negara dalam memulihkan perekonomian Indonesia pasca pandemi COVID -19.

”Dalam konteks pemulihan ekonomi pasca bencana COVID -19 sekarang ini, penataan ulang manajemen rantai pasok berbasis relationship marketing bisa menjadi pilihan strategi untuk menyelesaikan ekonomi Indonesia,” urainya.

Baca Juga :  Mahasiswa FP UNS, Muhammad Safrudin Musthofa Juarai Lomba Esai Pagelaran Kapitu ZENEMIC UGM 2020

Melalui penelitiannya, dia menawarkan solusi, pertama basis recovery ekonomi yang lebih cepat yaitu pemulihan UMKM dan penyediaan lapangan kerja baru. Kedua, menata struktur manajemen rantai pasok nasional sehingga tercipta kondisi tata kelola perdagangan yang lebih adil.

Kemudian karena acara berlangsung secara daring, maka pengalungan samir tanda pengukuhan guru besar, dilakukan Wakil Rektor 1 UMS Prof Mohammad Dai di kediaman Anton dengan disaksikan seluruh undangan melalui siaran langsung melalui video conference.

Pada kesempatan ini, Kepala LLDIKTI VI, Prof Dr DYP Sugiyarto, serta Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir juga mengikuti kegiatan secara online. Prihatsari