JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Ancaman Reshuffle, Golkar Bilang Menterinya Kerja Luar Biasa

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ditemui sebelum mengelar rapat koordinasi tentang optimalisasi PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Dalam pertemuan itu pemerintah salah satunya membahas soal opsi menjadikan TPPI sebagai BUMN. Tempo/Dias Prasongko
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM
Ancaman reshuffle yang dilontarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), memunculkan reaksi dari beberapa partai yang memiliki wakil dalam kabinet Indonesia Maju, salah satunya adalah Partai Golkar.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, partainya telah mengirim kader-kader terbaik untuk menjadi menteri di kabinet Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Menurut Doli, para menteri dari Golkar telah bekerja dengan sangat serius dan sungguh-sungguh hingga seperti tak punya jam kerja.

“Golkar sudah memberikan putra-putra terbaiknya dan setahu kami putra-putra terbaik itu sudah melakukan kerja luar biasa dengan kerja yang tidak biasa,” kata Doli ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Baca Juga :  Kasus Joko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo Dijerat dengan 3 Pasal Ini

Partai beringin memiliki empat kader yang menjadi menteri di kabinet saat ini. Menurut Doli, Golkar tak tanggung-tanggung mendukung pemerintah hingga mengikhlaskan ketua umumnya, Airlangga Hartarto untuk menjadi menteri di kabinet Jokowi.

Airlangga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Adapun tiga menteri lain dari Golkar adalah Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali, dan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Baca Juga :  Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan Diperkuat dengan Inpres

“Saya kira itu tanda bahwa kami memberikan yang terbaik buat pemerintah, buat negara, dan bangsa ini melalui kerja-kerja di kementerian yang ada,” ujar Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat ini.

Hal ini disampaikan Doli menanggapi pernyataan Presiden Jokowi menegur sejumlah menteri hingga menyatakan tak segan mereshuffle kabinet.

Dalam video yang diunggah kanal resmi Sekretariat Presiden pada Ahad, 28 Juni lalu, Jokowi menilai beberapa kementerian belum memiliki sense of crisis di tengah pandemi.

www.tempo.co