Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Meledak, Kasus Covid-19 Sragen Cetak Rekor Tambah 29 Kasus Positif Dalam Sehari di Tanggal 17 Agustus. Technopark Penuh, Pemkab Kebingungan Cari Lokasi Perawatan

Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Kabupaten Sragen meledak tepat di hari ulang tahun kemerdekaan RI, Senin (17/8/2020). Sebanyak 29 warga dinyatakan positif terkonfirmasi covid-19 hari ini.

Tambahan 29 warga positif covid-19 hari ini mencetak rekor tertinggi sepanjang berlangsungnya wabah covid-19 di Bumi Sukowati.

Fakta itu terungkap dari data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen, Senin (17/8/2020). Berdasarkan data yang dilansir pukul 17.00 WIB, jumlah kasus positif covid-19 Sragen hari ini mengalami penambahan sebanyak 29 orang.

Sehari sebelumnya, jumlah kasus positif masih tercatat sebanyak 119 orang dan hari ini melonjak menjadi 148 orang.

Dari jumlah 148 kasus itu, sebanyak 46 orang menjalani perawatan, 93 sembuh dan 9 meninggal dunia. Tambahan 29 kasus hari ini tersebar di beberapa kecamatan.

Namun belum disebutkan rincian data 29 pasien baru yang dinyatakan positif hari ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto membenarkan adanya lonjakan signifikan sebanyak 29 kasus positif hari ini. Ia menegaskan bahwa data tambahan sebanyak itu memang riil adanya.

”Ya memang datanya begitu. Bukan salah ketik. Memang ada lonjakan 29 kasus dalam sehari ini,” paparnya kepada wartawan, Senin (17/8/2020).

Situasi covid-19 dengan tambahan 29 kasus positf baru hari ini, Senin (17/8/2020). Foto/Wardoyo

Hargiyanto menjelaskan lonjakan itu berasal dari hasil penelusuran kontak pasien yang positif sebelumnya.

Menurutnya memang telah terjadi transmisi lokal setelah mereka yang dinyatakan positif ini melakukan kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.

”Hasil tracking dari mereka yang sudah dinyatakan positif sebelumnya,” terangnya.

Tambahan 29 kasus itu membuat pihaknya kini agak kewalahan dan harus memutar otak untuk melaksanakan karantina bagi pasien yang terkonfirmasi positif covid-19.

Pasalnya kapasitas tempat karantina bagi pasien yang terkonfirmasi positif di Technopark memang terbatas untuk 30 orang. Padahal selain 29 kasus baru, masih ada 7 pasien positif yang saat ini dirawat di Technopark.

”Sekarang akan saya tata dahulu, karena data baru masuk,” ujarnya. Wardoyo

Exit mobile version