JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bertahun-Tahun Terima Gaji Buta, Joko PNS di Pemkab Sragen Akhirnya Gigit Jari. Gaji Sudah Dinolkan, Masih Harus Mendekam di Penjara 1,5 Tahun

Sutrisna. Foto/Wardoyo
Sutrisna. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Roda kehidupan memang berputar ibarat roda. Seperti itu pula ungkapan yang klop untuk menggambarkan kisah kehidupan Joko S (45) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sragen di Pemkab Sragen.

Sempat bergelimang kemewahan dan harta sehingga lupa akan tugasnya, PNS yang bertugas di Setda Sragen sebagai driver itu kini harus menerima kenyataan pahit.

Tak hanya terancam kehilangan status PNS-nya, kini dia juga harus mendekam di penjara akibat ulahnya menjadi calo CPNS.

Bahkan, sejak vonis hakim dijatuhkan beberapa waktu lalu, ia sudah nol gaji alias dipreteli haknya sebagai PNS.

Baca Juga :  Puncak Panen Durian Desa Gempolan, Kerjo, Karanganyar Jatuh Bulan Februari, Bisa Pilih Dan Makan Sepuasnya

“Sejak putusan kemarin, sudah dinolkan gajinya. Artinya dia sudah tidak dapat gaji. Ketika kemarin masih proses hukum, masih dapat 50 persen gaji. Sekarang sudah dinolkan. Vonisnya 1,5 tahun,” papar Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sragen, Sutrisna, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , kemarin.

Joko kini mendekam di penjara LP Kelas II A Sragen. Pria yang menjadi otak percalonan CPNS di Sragen itu dinyatakan bersalah dan divonis hukuman 1,5 tahun penjara atas ulah yang dilakukannya.

Dia dijerat atas perkara penipuan bermodus percaloan CPNS yang dilakukan terhadap sejumlah korban.

Baca Juga :  Diguyur Hujan Selama 5 Jam Jalur Tanon Mondokan Sragen Banjir Parah

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , aksi penipuan berkedok percaloan CPNS itu dilakukan beberapa tahun silam. Ada beberapa orang yang menjadi korban dengan tarikan puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Namun kasus baru meledak sekitar pertengahan 2019 silam ketika para korban melaporkan kasus itu ke Polres Sragen. Sepak terjang Joko sempat luput dari sorotan meski sudah banyak jadi perbincangan.

Statusnya yang memiliki kerabat sebagai aparat ternama di Polres Sragen kala itu, membuatnya seolah nyaris tak tersentuh proses hukum.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com