JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Gudang Kayu di Tasikmadu Terbakar, Diduga Konsleting dari Pompa Air

Kebakaran gudang kayu di Tasikmasu Karanganyar, Minggu (20/9/2020) malam. Foto: JSNews/Beni I
madu borneo
madu borneo
madu borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Sebuah gudang kayu milik Muslimah (50) di Desa Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar terbakar, Minggu (20/09/2020) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dan diduga penyebabnya karena arus pendek alias konsleting listrik di bagian mesin pompa air.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , kebakaran tersebut sempat mengagetkan warga setempat yang sebagian sudah tidur. Warga sekitar berteriak meminta tolong karena melihat api membara menyembur ke atas.

Warga berupaya melakukan pemadaman gotong-royong dengan menyiram air. Namun upaya itu kewalahan karena api lebih cepat membesar seiring hembusan angin yang lumayan kencang.

Baca Juga :  Makin Ganas, Kasus Positif Covid-19 Karanganyar Meroket Jadi 671 Kasus. Jumlah Warga Meninggal Probabel Hingga Positif Sudah Mencapai 125 Orang

Warga menelepon unit pemadam kebakaran Pemkab Karanganyar. Selang 10 menit tiga unit mobil pemadam kebakaran datang kelokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Hanya butuh waktu sekitar 25 menit api yang melahap gudang kayu langsung padam. Menurut Rony petugas pemadam kebakaran mewakili Kasi Damkar Linmas Kantor Satpol PP Karanganyar Budi Cahyono penyebab pasti belum diketahui tapi kemungkinan faktor konsleting. “Kami datang api sudah membesar maka pemadaman seketika itu kami lakukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Wah, Saking Seringnya Operasi, Satlantas Polres Karanganyar Sampai Kehabisan Surat Tilang. Stok 10.000 Blangko Tilang Ludes Tak Tersisa

Menyinggung soal kerugian, Rony belum bisa memastikan. Tidak ada korban jiwa pada kebakaran tersebut meski api sangat besar. “Kita tidak tahu jumlah pasti kerugiannya yang penting api sudah bisa padam dan tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Rahmad, warga setempat disinyalir sumber konsleting dari mesin pompa air. “Saya tidak tahu persisnya warga ada yang menduga konsleting di mesin pompa air,” ujarnya. Beni Indra