SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Sragen terus mengalami peningkatan.
Hari ini, Selasa (22/9/2020) grafik covid-19 Sragen kembali naik dengan tambahan 4 warga yang dinyatakan positif terpapar covid-19.
Data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Selasa (22/9/2020) petang mencatat ada tambahan 4 positif baru hari ini menjadi 473 kasus dari 469 kasus positif sehari sebelumnya.
Selain itu, satu orang pasien suspek covid-19 meninggal dunia hari ini. Tambahan satu suspek meninggal dunia itu membuat jumlah kematian menjadi 40 suspek dan 23 positif.
“Hari ini ada tambahan empat kasus positif baru. Satu orang suspek dilaporkan meninggal dunia,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, Selasa (22/9/2020).
Dengan tambahan 4 kasus positif hari ini, maka jumlah total kasus hari ini menembus angka 473 kasus positif covid-19.
Rinciannya, 88 pasien dirawat, 362 sembuh dan 23 pasien meninggal dunia. Sementara jumlah suspek tercatat sebanyak 250 orang dengan rincian 11 orang dirawat, 199 sembuh dan 40 pasien meninggal dunia.
Di sisi lain, jumlah warga isolasi mandiri hari ini mencapai 43 orang dan 632 orang terlacak kontak erat. Sementara jumlah total warga yang meninggal tercatat mencapai 66 orang.
Rinciannya 40 suspek, 23 positif, 1 ODP asal Jati Sumberlawang, 1 PP balita asal Kedawung dan satu pasien positif sembuh lalu meninggal asal Sribit Sidoharjo.
Tatag yang juga Sekda Sragen itu menambahkan peningkatan kasus positif dari hari ke hari ini diharapkan menjadi peringatan bagi warga untuk makin waspada dan menaati protokol kesehatan.
“Sekali lagi kami berharap warga makin waspada dan peduli untuk menaati protokol kesehatan. Utamanya pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan. Karena dengan pelonggaran-pelonggaran yang ada dan keabaian masyarakat, kasus covid-19 semakin bertambah. Mari bersama-sama menjaga diri, lingkungan, keluarga, dengan menaati prokes agar wabah ini segera mereda,” tandasnya. Wardoyo
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















