JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kasus Positif Corona Tembus 499, Solo Bersiap Terapkan Karantina Wilayah

Ilustrasi melawan virus corona. Pixabay/Ahmad Triyawan

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kota Solo bersiap menerapkan karantina wilayah. Hal itu dilakukan karena kasus positif covid-19 hampir tembus 500 orang.

Wali kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, Pemkot Solo tengah bersiap menerapkan karantina wilayah tersebut sesuai dengan Pasal 10 Peraturan Walikota (Perwali) No.24/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Disebutkan dalam Perwali tersebut bahwa Pemkot berhak melakukan isolasi wilayah dengan lingkup perumahan, rukun tetangga, rukun warga, kampung, kelurahan, dan kecamatan. Itu akan bisa diterapkan jika satu wilayah terbukti terpapar covid-19,” paparnya, Rabu (9/9/2020).

Baca Juga :  Komandan Lanud Adi Soemarmo Buka Pendidikan Setukba Angkatan ke-37

Namun demikian, hal itu diterapkan denhan pertimbangan pasti. Diantaranya jika ditemukan kasus positif Covid-19 melalui penyelidikan epidemiologi dan/atau pengujian laboratorium.

“Maka Pemkot bisa melakukan isolasi wilayah. Bentuknya ya dengan menutup akses keluar masuk, memasang garis karantina dan dijaga serta dipenuhi kebutuhan hidup dasar selama masa isolasi. Kalau ada yang nekat, akan ada sanksi sebagaimana yang diatur dalam Perwali baru ini,” imbuhnya.

Sementara itu, total jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Solo per Rabu (9/9/2020) sebanyak 499 orang atau bertambah tiga orang dibandingkan satu hari sebelumnya.

Baca Juga :  Wali Kota Rudy Nilai Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Efektif, Sanksi Bersihkan Sungai Dilanjutkan

“Ketiganya dari tenaga kesehatan (nakes) semua. Dari Kelurahan Mojo, Kadipiro dan Gilingan. Dua perempuan, satu laki-laki, usianya 55 tahun, 32 tahun dan 30 tahun,” terang Rudy.

Di sisi lain, dsri 499 orang tersebut terdiri dari 35 orang rawat inap, 85 orang isolasi mandiri, sembuh 357 orang dan 22 orang meninggal dunia. Sedangkan untuk jumlah suspek sebanyak 1.125 orang. terdiri dari isolasi mandiri sebanyak dua orang, perawatan 17 orang, 1.054 orang discard dan 52 orang meninggal dunia. Prihatsari