JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Apa Kabar Pembelajaran Tatap Muka di Karanganyar, Begini Pernyataan Terbaru Kadinas Pendidikan! 

Ilustrasi belajar online. Foto: pixabay.com
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dinas Pendidikan Karanganyar menegaskan belum memberikan izin untuk pelaksanaan sekolah tatap muka.

Sebaliknya, para kepala sekolah diminta untuk dapat berpartisipasi aktif dalam penanganan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di masing-masing sekolah.

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Tarsa usai memberikan pengarahan kepada para kepala sekolah, Selasa (27/10/2020).

Menurut Tarsa, dalam situasi yang tidak menentu seperti saat ini, para kepala sekolah agar dapat mengendalikan siswa yang dapat dilakukan melalui komunikasi yang intensif bersama para orang tua.

Baca Juga :  Khawatir Terjadi Ledakan, Bupati Karanganyar Usul Libur PNS Akhir Tahun Dihapus Diganti Uang Insentif. Sebut Besarannya Pasti Sudah Ada Hitungan Berapa Kepantasannya!

“Dalam pengarahan kepada para kepala sekolah kita menekankan  penanganan dan penanggulangan Covid-19 di seluruh sekolah,” paparnya.

Tarsa mengungkapkan pihaknya tetap mengoptimalkan  pembelajaran jarak jauh, baik melalui daring (dalam jaringan), luring (luar jaringan) maupun home visit dengan mendatangi siswa ke rumah masing-masing.

Kebijakan itu akan diterapkan sampai ada keputusan dari pemerintah untuk melakukan proses pembelajaran melalui tatap muka.

“Kami masih belum memberikan ijin proses belajar dengan tatap muka. Kita tunggu kebijakan pemerintah. Kalau tetap dipaksakan nanti malah akan menambah keresahan di masyarakat, ” terangnya.

Baca Juga :  Mendikbud Nadiem Syaratkan Faktor-faktor ini Bagi Pemda yang Izinkan Pembelajaran Tatap Muka

Untuk sekolah yang berada diluar kewenangan Disdikbud Karanganyar, dalam hal ini Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMA) Tarsa menegaskan tetap melakukan koordinasi dengan cabang Dinas Penddikan jawa tengah yang ada di Karanganyar.

“Koordinasi terus kita lakukan. Pada prinsipnya  Cabang Dinas Pedidikan Jawa Tengah tetap mengikuti regulasi daerah,” tandasnya. Wardoyo