JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Pernah Pimpin Karanganyar 2 Periode, Ini Pesan Penting Mantan Bupati Rina Iriani. Ada Kata Prihatin dan Pesan Jangan Lengah!

Mantan bupati Rina Iriani. Foto/Beni

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS-Hari ini Rabu 18 November adalah Hari Ulang Tahun HUT Kabupaten Karanganyar, Jateng. Ada kado istimewa pesan-kesan dari sang mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani.

Pada momentum HUT Karanganyar ini Bu Rina, panggilan populer Rina Iriani menyampaikan pesan pada Bupati Juliyatmono dan masyarakat Karangamyar bahwa ibarat manusia pada usia Ke 103 berarti sudah tua bukan lagi dewasa.

Artinya menurut Bu Rina perjalanan peradaban masyarakat Karanganyar sudah makan asam garam alias pengalaman yang banyak sehingga berbekal pengalaman luas itu Bu Rina meyakini Karanganyar sangat diperhitungkan dikancah prestasi sebuah daerah dari sisi positif.

“Kita semua tahu dari sejarah tempo dulu Karanganyar adalah sebuah tempat baru di era kerajaan. Kini masyarakat luas bisa mengetahui betapa pesatnya laju pembangunan di Karanganyar,” ungkapnya Selasa (17/11/2020).

Baca Juga :  Kasus Melandai, Boyolali Zero Kasus Covid-19 dalam Seminggu Terakhir

Bu Rina menjelaskan banyak nilai-nilai peradaban yang bisa didapat dari Karanganyar Bumi Intanpari itu. Di antaranya dinamika masyarakatnya yang adaptif cepat menyesuaikan perkembangan zaman sehingga tidak ketinggalan dibanding daerah lainnya.

Belum lagi, lanjut Bu Rina, ada satu yang khas dari Karanganyat yang sangat bermanfaat yakni nilai-nilai spiritual dengan adanya Gunung Lawu yang memiliki manfaat luas untuk belajar budaya, religius serta spirit ketokohan.

“Ini bukan klenik ya, tapi ikon Karanganyar dengan Gunung Lawu, Makam Mangadeg, Giribangun, Petilasan Raja Hindu serta Candi Cetho dan Candi Sukuh adalah memiliki daya tarik spiritual tersendiri,” tandasnya.

Artinya semua ikon itu ada sejarahnya dan sejarah itu bisa dipakai oleh masyarakat dimanapun belajar dari Karanganyar.

Baca Juga :  Karanganyar Berduka, Mantan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo Tutup Usia

“Inilah yang artinya bahwa usia Ke 103 usia tua bagi Karanganyar dala arti tua karena disegani peradabannya,” tuturnya.

Untuk itu kepada siapapun regenerasi pemimpin di Karanganyar selanjutnya diharapkan bisa memahami dan memaknai ikon power Karanganyar tersebut dan mengaplikasikannya.

Menurut Bu Rina, jika bicara  potensi, maka Karanganyar sangatlah kaya dengan kekayaan alam dan sumber dayanya sehingga tinggal ditingkatkan saja. Namun tentang nilai khas spiritual tersebut yang perlu dijaga.

Sementara itu Bu Rina mengaku prihatin dengan kondisi terkini naiknya status sebagai daerah zona merah covid 19 disaat menjelang HUT Karanganyar.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com