JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kasus Covid-19 di Solo Capai 2.123, Wali Kota Rudy: Penyebarannya sudah di Taraf Klaster Keluarga, Jogo Tonggo harus Maksimal Fungsinya

Walikota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo.

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemkot Solo berkomitmen untuk lebih ketat mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes) bagi warga Solo. Hal itu dilakukan menyusul melonjaknya jumlah kasus positif covid-19 akhir-akhir ini.

Satgas Penanganan Covid-19 Solo mencatat jumlah kasus positif per Rabu (25/11/2020) sebanyak 2.123 kasus yang terdiri dari 1.159 kasus sembuh dan 97 kasus meninggal dunia. Sedangkan sebanyak 684 kasus lainnya menjalani isolasi mandiri dan 183 kasus dengan pasien dirawat di RS.

Baca Juga :  Sidang Praperadilan Kasus Koboy Penembak Mobil Alphard: Pengacara Tersangka Pertanyakan Sangkaan Pasal Percobaan Pembunuhan, Ini Jawaban Polisi

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan ketegasannya dalam mengawasi pelaksanaan prokes di masyarakat. Pihaknya akan menggencarkan kembali operasi masker.

“Tracing dilakukan semakin luas, maka dari itu semakin banyak yang diketahui positif. Memang jumlahnya naik banyak akhir-akhir ini, namun yang sembuh lebih banyak,” urainya.

Di sisi lain, Rudy kembali mengingatkan agar pasien positif yang menjalani karantina mandiri harus patuh demi menekan penularan Covid-19 di Solo.

Baca Juga :  Kisah Pilu Nurul Chairiyani, Suaminya Meninggal Tertabrak Kereta saat Patroli, Kini Terancam Diusir dari Aspol Beskalan Solo. Berharap Ada Solusi dari Wali Kota

“Kami masih banyak terima aduan terkait lokasi yang kerap terjadi pelanggaran prokes. Satpol PP harus segera menindaklanjutinya,” imbuh Rudy.

Sementara itu, Satgas Jogo Tonggo juga akan dimaksimalkan fungsinya.

“Penyebarannya sudah di taraf klaster keluarga. Maka dari itu Jogo Tonggo harus maksimal fungsinya. Ini menjadi perhatian kita. Dan masyarakat juga wajib saling mengingatkan,” tukasnya. Prihatsari