JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tubuh Buruh Pabrik Boneka Yang Tewas Kecelakaan Maut di Masaran Sragen, Ternyata Sempat Terlindas 3 Roda Truk Gandeng Secara Beruntun

Tim PMI Sragen dan unit Laka Lantas Polres saat mengevakuasi jasad korban kecelakaan maut di depan BRI Masaran, Sabtu (28/11/2020). Foto/Wardoyo

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Solo-Sragen KM 11 tepatnya di depan BRI Masaran Sragen, Masaran, Sabtu (28/11/2020) pagi, menyisakan cerita miris.

Seorang pengendara motor tewas mengenaskan usai terlindas truk gandeng dari arah berlawanan.

Korban diduga hilang kendali saat hendak mendahului mobil di depannya sehingga terjatuh tepat di depan truk gandeng yang melaju.

Korban tewas yang diketahui bernama Yoga Nur Handika (25) warga Winong RT 36/6, Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen itu ternyata sempat terlindas tiga roda truk gandeng secara beruntun.

“Bukan terseret, tapi terlindas 3 ban truk gandeng. Terlindas ban truk bagian belakang sebelah kanan lalu 2 ban gandengan depan dan belakang. Korban memang meninggal di lokasi kejadian,” papar Kanit Laka Polres Sragen, Ipda Irwan Marvianto mewakili Kasat Lantas AKP Ilham Syafriantoro Sakti kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (29/11/2020).

Baca Juga :  2 Mahasiswi Asal Sragen Jadi Korban Tabrak Lari Mobil Misterius di Jalan Solo-Sragen Wilayah Masaran. Korban Disasak dari Depan, Lalu Ditinggalkan Begitu Saja

Kanit menguraikan dari hasil olah TKP, kecelakaan maut itu dipicu oleh pengendara motor yang kurang hati-hati saat mendahului kendaraan di depannya.

“Karena kurang perhitungan situasi arus dari lawan arah. Sehingga oleng dan terjatuh lalu terlindas truk gandeng dari arah depan. Imbauan kami sekali lagi semua harus lebih hati-hati ketika berkendara. Utamanya kalau mau mendahului, pastikan situasi arus lalu lintas dari lawan arah benar-benar sepi,” tandas Kanit Laka.

Seperti diberitakan, pemuda yang diketahui bekerja di pabrik boneka Masaran itu ditemukan tewas mengenaskan di lokasi kejadian. Korban ditemukan mengalami luka parah di kepala serta tubuh penuh luka dan patah tulang.

Data yang dihimpun, korban mengendarai sepeda motor Honda CBR AD 6014 BIE. Dia tertabrak dan terlindas truk gandeng bernopol P 8986 UG yang dikemudikan Zheni Thrian (29) warga Tegal Besar Permai I/EY-20, Tegal Besar, Kaliwates, Jember, Jatim.

Baca Juga :  Kisah Miris Legenda Sinden Kondang Sragen, Suji Mentir. Dulu Kecantikan dan Suara Emasnya Jadi Primadona, Kini Sudah Kehilangan Suara, Bertahun-Tahun Pula Terbaring Tanpa Daya

Truk gandeng membawa penumpang perempuan bernama Lidiwati (26) warga Jl. KH Moh Yasin Lingkungan Lamparan RT 3/9, Wirolegi, Sumbersari, Jember Jatim. Keduanya dalam kondisi selamat.
Menurut sejumlah saksi mata, kecelakaan bermula ketika pemotor melaku dari arah utara atau Masaran. Sesampai di lokasi kejadian yang jalannya agak sempit, korban berniat mendahului mobil di depannya.

Nahas, karena kurang perhitungan atau terlalu mepet, motor korban menyenggol dan kemudian hilang kendali. Korban terjatuh dari motor dan kemudian tertabrak serta terlindas truk gandeng dari arah selatan yang melaju di depannya.

Kondisi jenazah buruh malang itu sangat mengenaskan. Menurut salah satu saksi, Supriyanto (30) warga Ngemplak, Sidoharjo yang melintas di lokasi saat kejadian, jasad Yoga dalam kondisi tergencet di bawah roda truk gandeng bersimbah darah.

“Sampai nggak tega melihatnya Mas. Kasihan, tadi jalanan juga macet total,” tuturnya. Wardoyo