WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polisi mengungkapkan alat yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa perempuan di Desa Ngroto, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri. Alat tersebut adalah senjata tajam jenis pisau.
Dengan alat yang sama pelaku juga sempat menganiaya ayah korban. Beruntung ayah korban bisa diselamatkan.
Saat ini polisi menyita barang bukti pembunuhan di Dusun Ngroto, RT 3 RW 1, Desa Ngroto, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri, pada Minggu (28/12) malam kemarin. Dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan pisau yang masih ada bekas ceceran darah.
Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing, melalui Kasat Reskrim Polres Wonogiri, Iptu Ghala Rimba Doa Sirrang kepada wartawan, Senin (28/12/2020) mengatakan, pelaku menggunakan senjata tajam jenis pisau untuk membunuh korban.
Pelaku diketahui bernama Yahmin (57) warga Dusun Jaten RT 4 RW6, Desa Ngroto, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri. Dia diduga membunuh korban, Siti Zulaikha (34), di halaman rumah korban, pada Minggu(27/12) pukul 22.30 WIB.
Sebelum membunuh korban, pelaku sempat membacok ayah korban, Marino (60). Beruntung, Marino masih bisa diselamatkan. Saat ini masih dirawat di rumah sakit. Marino mengalami luka bacok di bagian kepala belakang kanan.
Kasat Reskrim mengatakan pelaku menggunakan senjata tajam jenis pisau untuk membunuh korban. Selain untuk membunuh korban, pisau itu pula diyakini digunakan pelaku untuk membacok ayah korban.
“Alat yang digunakan untuk membunuh korban dan membacok ayah korban itu sama, yakni pisau. Awalnya kan membacok ayah korban. Setelah itu baru menyeret korban dan membunuhnya,” beber dia.
Pisau yang digunakan pelaku untuk membunuh ditinggal di TKP. Tepatnya, tak jauh dari tubuh korban yang tergeletak di halaman rumahnya. Selain mengamankan satu pisau, satu sabit, gunting juga diamankan dua buah handphone milik pelaku serta satu unit sepeda motor Honda AD 6797 KI.
Dari kejadian itu, tidak ditemukan adanya motif pencurian. Barang-barang milik korban, seperti handphone, masih di lokasi kejadian.
“Dugaan kuat, motif pembunuhan karena ada persoalan hubungan asmara atau cinta,” beber dia.
Pelaku berhasil ditemukan pada Senin pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan, pelaku dalam keadaan meninggal dunia karena gantung diri di belakang rumahnya. Aria
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















