JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Rame-Rame PPKM Diperpanjang, Bupati Karanganyar: Kalau Masing-masing Tidak Disiplin, Sampai Kapan pun Pandemi Takkan Berakhir!

Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM
Rencana pemerintah yang akan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk wilayah Jawa-Bali selama dua minggu mendapat tanggapan dari bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Orang nomor satu di Pemkab Karanganyar tersebut mengaku sampai saat ini belum ada instruksi dari Kemendagri, apakah PPKM tersebut diperpanjang atau tidak.

“PPKM ini kan perintah. Salah satu pertimbangannya karena terjadi lonjakan kasus yang luar biasa di wilayah Jawa –Bali. Kalau saya disuruh memilih, saya tidak akan meanjutkan PPKM ini. Kasihan masyarakat. Biarlah masyarakat melaksanakan aktiftasnya. Hanya saja harus dikontrol secara ketat. Yang harus dilakukan adalah disiplin personil,” tegasnya Kamis (21/01/2021).

Baca Juga :  5 Kandidat Bersaing Rebut Kursi Dirum PT Bank Daerah Karanganyar. Siapa Saja?

Yuli menyebut seketat apapun peraturan, jika tidak disiplin kepada dirinya sendiri, maka virus Covid-19 akan sulit dikendalikan.

“Kalau masing-masing tidak disiplin, sampai kapanpun pandemi Covid-19 ini tidak akan berakhir. Masing-masing harus waspada terhadap dirinya sendiri,” ujarnya.

Baca Juga :  Didemo Warga, Para Peternak Babi di Kebakkramat Karanganyar Minta Waktu 7 Bulan. Beralasan Babinya Masih Kecil-Kecil dan Belum Laku Dijual!

Terkait dengan efektivitas PPKM selama sepekan terakhir, bupati menyatakan bahwa PPKM lebih kepada sosialisasi terhadap pandemi dan edukasi kepada masyarakat secara massif.

“Kalau dievaluasi lebih kepada memiliki show untuk melakukan sosialisasi secara serentak. Bahwa covid ini ada. Ayo dicegah. Tapi dengan pencegahan ini, meski harus diukur jumlah penambahan kasus. Hasil penambahan ini tidak bisa diukur dari PPKM,” pungkasnya. Wardoyo