Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Tak Tahan Lihat Pedagang Tanpa Masker, Kepala Dinas Perdagangan Karanganyar Langsung Muntab: Pergi Sana, Tutup Kiosmu, Saya Tunggu Saiki!

Kepala Dinas Perdagangan Karanganyar, Martadi saat melakukan razia kepatuhan prokes pedagang di Pasar Palur. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meski sudah diberlakukan pembatasan dan imbauan tak henti diberikan, sejumlah pedagang di Pasar Palur Karanganyar masih saja nekat abai mematuhi protokol kesehatan.

Hal itu terungkap saat digelar razia dadakan oleh tim Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Karanganyar, Selasa (19/1/2021).

Razia dilakukan di 2 pasar tradisional di Karanganyar yaitu Pasar Kebakkramat serta Pasar Palur. Bahkan saking geramnya, Kepala Dinas, Martadi sampai meminta pedagang yang tak pakai masker untuk keluar dan pergi dari pasar.

Razia pedagang yang juga dikawal Satpol PP Karanganyar tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Karanganyar, Martadi.

Saat razia di Pasar Kebakkramat, Martadi mendapati 2 pedagang yang tidak menggunakan masker. Sementara saat sidak di Pasar Palur, Jaten, Martadi melihat ada 4 pedagang yang tidak menggunakan masker.

Saat tengah merazia pedagang di Pasar Palur, Martadi bahkan mengusir seorang sales yang ia lihat tidak menggunakan masker saat berbincang dengan pedagang.

‘’Lungoo kono (pergi sana). Koyo ora ngerti aturan wae (seperti tidak tahu aturan saja),’’ ujar Martadi dengan nada tinggi kepada sales tersebut.

Melihat Kadinas mubtab, sales itu pun langsung ngacir ketakutan. Martadi juga menegur keras kepada para pedagang yang ia dapati tidak mengenakan masker.

Di lokasi yang sama, Martadi meminta pedagang untuk menutup kiosnya. Pasalnya pedagang itu kedapatan tak mengenakan masker.

‘’Maskermu endi mbak. Tutupen kiosmu. Saiki (maskermu mana Mbak. Tutup kiosmu, sekarang,’’ kata Martadi kepada penunggu kios makanan kecil dalam kemasan di Pasar Palur yang kepergok tak makai masker.

Demikian pula saat meminta salah satu pedagang ayam di los daging, Martadi juga langsung meminta pedagang laki-laki tersebut menutup losnya.

‘’Tutup sekarang. Tak tunggoni ndang. Kowe ra mengindahkan dawuhe Bu Kepala Pasar (tutup sekarang, saya tunggu. Kamu tidak mengindahkan perintah Bu Kepala Pasar,” seru Martadi berapi-api.

Martadi menyampaikan tindakan tegas menutup kios dan los pedagang di 2 pasar tradisional hari ini dilakukan semata-mata untuk kepentingan semua pihak baik pedagang maupun pembeli.

‘’Saya tidak mau kecolongan, di pasar saya ada klaster penyebaran Covid-19. Apa jadinya jika terjadi penyebaran Covid-19 di pasar,’’ kata Martadi usai melakukan razia.

Sementara, Kepala Pasar Palur, Sri Haryani mengatakan pihaknya sebenarnya setiap hari melakukan sosialisasi kepada pedagang dan pengunjung pasar agar memakai masker.

‘’ Berkeliling terus memberi informasi. Pedagang yang tidak memakai masker saya suruh pakai masker. pembeli tidak bawa masker saya suruh pulang. Saya siarkan terus. Saya cek suhu badan juga,’’ kata Sri Haryani. Wardoyo

Exit mobile version