JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Warga Sragen yang Sabar Ya, PPKM Diperpanjang Lagi, Pembelajaran Siswa Terpaksa Masih Digelar Online. Shoping dan Konter HP Wajib Tutup Jam 21.00 WIB

Para siswa SD saat menikmati akses wifi gratis yang disediakan oleh Kodim Sragen. Foto/Wardoyo


SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Sragen resmi memutuskan memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro mulai 9 sampai 22 Maret 2021.

Selain pembatasan kegiatan untuk wilayah desa zona merah, kebijakan pembelajaran di dunia pendidikan kembali diputuskan masih digelar secara online atau daring.

Hal itu tertuang dalam Instruksi Bupati terkait pelaksanaan perpanjangan PPKM Mikro yang diberlakukan mulai 9 sampai 22 Maret mendatang.

Dalam Inbup yang diteken Bupati Sragen 8 Maret kemarin itu, ditegaskan bahwa selain pemberlakuan PPKM di desa mengacu zonasinya, juga diatur ketentuan PPKM tingkat kabupaten.

Advertisement

Di antaranya, pemberlakuan sistem Work From Home (WFH) sebesar 50 % bagi PNS dan pegawai perkantoran, kecuali untuk pekerja yang menjalankan tugas dan fungsi penanganan Covid-19, pengawasan dan penindakan protokol kesehatan atau fungsi lain yang bersifat darurat.

Baca Juga :  Geger Penemuan Mayat di Gorong-Gorong Lapangan Desa Toyogo Sambungmacan Sragen. Kondisinya Bikin Merinding

Antara lain Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, TNI, Polri,
Puskesmas, PMI, PSC, diatur oleh pimpinan Perangkat Daerah/ lnstansi masing-masing.

“Kegiatan belajar mengajar tetap digelar secara daring atau online,” papar Bupati.

Untuk sektor esensial, yaitu kesehatan; bahan pangan/makanan /minuman/kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat dan yang ditetapkan sebagai obyek vital nasional dan obyek tertentu, diatur dengan ketentuan.

Baca Juga :  Warga Sragen, Siap-Siap Mulai Hari Ini Operasi Patuh Candi dari Polres Dimulai. Ini Poin-Poin Penekanannya!

Untuk kesehatan, layanan Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik, Apotek, dan sejenisnya tetap beroperasi penuh 24 jam.

Untuk sektor bahan pangan, makanan, rninuman dan kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat seperti angkringan dan pedagang kaki lima, warung, toko, cafe, restoran, rumah makan, dan layanan makan di tempat (dine-in) dibatasi maksimal 50% dari kapasitas tempat dan wajib menjaga jarak minimal 1,5 meter untuk menghindari kerumunan.

Kemudian untuk layanan makan di tempat (dine-in) maupun pesan-antar dibatasi waktu operasionalnya maksimal sampai dengan pukul 21.00 WIB.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua