JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Ditarget 15.000 Ton, Gudang Bulog Triyagan Ternyata Baru Serap 0,5 Persennya Saja di Wilayah Karanganyar. Harganya Rp 4.000-Rp 4.200 Perkilogram, Begini Syaratnya Kalau Mau Dibeli!

Penyerapan gabah hasil panen petani oleh Bulog di Desa Gaum. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gudang Bulog Triyagan mengaku baru menyerap 70 ton gabah petani di wilayah Karanganyar.

Jumlah itu baru 0,5 persen dari angka 15.000 yang ditargetkan Bulog Surakarta untuk wilayah Karanganyar.

Meski demikian, pihak Gudang Bulog Triyagan tetap optimis dapat menyerap gabah petani sebagaimana yang disepakati dalam MoU antara Dispertan PP dengan Bulog.

Kepala gudang GPP Bulog Triyagan Tri Aswarno mengatakan 70 ton gabah itu diserap dari hasil panen para petani yang berada di Kecamatan Jaten, Tasikmadu dan Matesih.

Advertisement
Baca Juga :  Setelah 3 Bulan Digembleng, 9 Orang Resmi Jadi Anggota Polres Karanganyar

Menurutnya, target 15.000 ton masih bisa tercapai dan pihaknya tetap optimistis.

Tri menyampaikan, salah satu pertimbangan pembelian gabah petani, salah satunya karena saat ini harga gabah ditingkat petani mengalami penurunan.

Harga pembelian untuk gabah kering panen (GKP) dipatok harga Rp 4.200. Dengan syarat kadar air maksimal 25 persen serta kotoran hampa 10 persen. Sedangkan jika kadar air di atas 30 persen, Bulog hanya membeli dengan harga Rp 4000 per kilogram.

Baca Juga :  Momentum HUT ke-57, DPD Partai Golkar Karanganyar Teguhkan Ilyas Akbar Almadani Sebagai Calon Tunggal Bupati 2024

“Sesuuai dengan Mou, target penyerapan gabah petani di Karanganyar 15.000 ton yang merupakan sisa panen bulan Maret sampai April 2021. Gabah petani sebanyak 70 ton yang baru kita serap merupakan hasil panen para petani yang berada di Kecamatan Jaten, Tasikmadu dan Matesih,” paparnya kepada wartawan di sela penyerapan gabah di wilayah Desa Gaum, Tasikmadu, Sabtu (27/3/2021).

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua