Beranda Daerah Wonogiri Luweng Klepu Desa Sumberagung Kecamatan Pracimantoro Wonogiri, Dicari Seminggu Lebih Belum Juga...

Luweng Klepu Desa Sumberagung Kecamatan Pracimantoro Wonogiri, Dicari Seminggu Lebih Belum Juga Ketemu, Tapi Tim Tak Patah Semangat

Luweng yang ditemukan di Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri. Dok. Relawan Desa Sumberagung

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hingga kini upaya mencari keberadaan sejumlah luweng yang menghilang tertutup sedimen di Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri masih berlanjut. Usaha ini dilakukan untuk membuka kembali saluran drainase alami di kawasan karst.

Camat Pracimantoro, Warsito menyebutkan, pencarian itu melibatkan sukarelawan dan warga sekitar. Kendati beberapa kali tidak berhasil menemukan luweng, tim pencari tidak lantas patah semangat.

“Saat ini masih berupaya mencari luweng yang hilang di Desa Sumberagung, Pracimantoro,” ujar Camat, Senin (8/3/2021).

Tim waktu ini melakukan pencarian di Dusun Klepu, Desa Sumberagung. Setidaknya terhitung sudah satu pekan lebih pencarian di lokasi tersebut.

Dengan fakta itu, setidaknya sudah dilakukan pencarian luweng di lima lokasi. Dari lima lokasi, dua berhasil ditemukan, dua lagi gagal ditemukan, dan satu lokasi masih dalam pencarian.

Baca Juga :  Beasiswa BeZakat 2026 Dibuka, Pendaftaran Tinggal Hitungan Hari! Lulusan SMA Bisa Kuliah S1 Gratis, Ini Cara Daftarnya

“Yang berhasil ditemukan itu di Dusun Joho Kidul Desa Joho dan Dusun Pakem Desa Sumberagung. Yang di Klepu masih proses pencarian,” kata Camat.

Sedangkan lokasi yang tidak ditemukan luweng adalah Dusun Dompol Desa Petirsari. Bukan disitu saja, di Dusun Karang Kulon, Desa Sumberagung, luweng tidak ditemukan meski sudah dikeruk hingga lima meter.

Upaya pencarian luweng-luweng yang hilang atau tertimbun menurut Camat bakal terus dilakukan. Langkah ini untuk membuka kembali jalur drainase alami di perbukitan karst supaya tidak terjadi lagi banjir saat hujan deras dengan durasi lama mengguyur.

Informasi mengenai lokasi yang diduga merupakan luweng berasal dari banyak sumber. Misalnya penuturan orang-orang tua yang ingat keberadaan luweng saat masih kecil, atau dari lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya air, dan sebagainya.

Baca Juga :  2 Gempa Guncang Jatim Dinihari, M4,4 Berpusat di Laut Selatan Pacitan Terasa hingga Malang

Proses pencarian dilakukan bertahap, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. Selain itu mengantisipasi runtuhnya bebatuan sekitar luweng. Proses pencarian menggunakan alat berat dan manual. Aria

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.