Beranda Nasional Jogja Sebenarnya Cuma Lupa Matikan Kompor, Tapi Dapur Rumah Warga Wirobrajan Ini Ludes...

Sebenarnya Cuma Lupa Matikan Kompor, Tapi Dapur Rumah Warga Wirobrajan Ini Ludes Dilalap Api

Ilustrasi kebakaran | freepik

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Niat menyiapkan makanan sebelum berangkat kerja justru berujung petaka. Sebuah rumah warga di Jalan S. Parman, Patangpuluhan, Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta, terbakar setelah kompor yang digunakan untuk menanak nasi diduga lupa dimatikan.

Kebakaran tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) pagi. Laporan mengenai kejadian diterima sekitar pukul 08.13 WIB. Bagian dapur rumah menjadi area yang terdampak paling parah dengan luas sekitar 12 meter persegi.

Peristiwa bermula ketika pemilik rumah menggunakan kompor untuk menyiapkan masakan sebelum beraktivitas. Setelah urusan memasak selesai, pemilik kemudian meninggalkan rumah untuk bekerja.

Namun, kompor diduga masih dalam kondisi menyala ketika rumah ditinggalkan.

Tanpa ada yang mengawasi, sumber panas tersebut kemudian memicu munculnya api. Kobaran api berkembang di area dapur hingga warga sekitar mengetahui kejadian tersebut.

Warga yang melihat kebakaran segera berupaya melakukan penanganan awal sembari meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta. Satu armada dari Pos Mojo bersama satu regu personel langsung dikirim menuju lokasi.

Baca Juga :  Buruh DIY Tolak RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Sebut Masih Langgengkan Upah Murah

“Setelah menerima laporan kejadian, kami segera mengerahkan satu armada dari Pos Mojo dengan personel satu regu menuju lokasi,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Kota Yogyakarta, Taohid.

Sesampainya di lokasi, petugas langsung berjibaku memadamkan api yang telah membakar bagian dapur. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang berpotensi memunculkan api kembali.

Penanganan kebakaran berlangsung relatif cepat. Sekitar 15 menit setelah proses pemadaman dilakukan, lokasi dinyatakan sudah aman.

Upaya tersebut tidak hanya melibatkan petugas pemadam. Warga dan relawan turut membantu penanganan, dengan dukungan dari jajaran Kepolisian dan Koramil.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa sumber panas di rumah, terutama kompor, bisa berubah menjadi ancaman serius ketika ditinggalkan tanpa pengawasan.

Damkarmat Kota Yogyakarta meminta masyarakat tidak menganggap sepele pemeriksaan peralatan memasak sebelum meninggalkan rumah.

Baca Juga :  Sleman Dibayangi 2 Ancaman: Erupsi Merapi  dan Karhutla

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kompor telah dimatikan setelah selesai digunakan dan sebelum meninggalkan rumah. Selain itu, periksa pula kondisi selang dan regulator, serta jauhkan benda-benda mudah terbakar dari sumber panas,” kata Taohid.

Kebiasaan sederhana seperti memastikan api benar-benar padam sebelum keluar rumah dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa. Sebab, kelalaian beberapa detik saja dapat berujung pada kerusakan rumah dan kerugian yang jauh lebih besar. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.