Beranda Inspirasi Bulan Penuh Berkah, Amalan-amalan Sunnah di Bulan Ramadan

Bulan Penuh Berkah, Amalan-amalan Sunnah di Bulan Ramadan

Ilustrasi berdoa. Foto: pixabay

JOGLOSEMARNEWS.COM โ€” Bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, setiap ibadah akan dilipatgandakan pahalanya.

Untuk itu umat muslim dianjurkan untk memperbanyak ibadah atau amalan-amalan sunnah selama bulan Ramadan.

Dalam sebuah hadist, Nabi Muhammad SAW bersabda, Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, karena Allah membukakan pintu-pintu di langit dan Allah menutup pintu neraka.

Seperti diterangkan dalam buku Panduan Lengkap Ibadah Muslimah karya Syukron Maksum, di halaman 140.

โ€œSesungguhnya telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kamu berpuasa, karena dibuka pintu- pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan dibelenggu syaitan- syaitan, serta akan dijumpai suatu malam yang nilainya lebih berharga dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak berhasil memperoleh kebaikannya, sungguh tiadalah ia akan mendapatkan itu untuk selama-lamanya.โ€ (HR Ahmad, An-Nasaโ€™l, dan Baihaqi).

Bulan Ramadan juga merupakan salah satu waktu terbaik bagi umat islam untuk menghapus dosa dam memperbanyak pahala.

โ€œBarangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah Swt, maka diampuni dosa-dosanya yang telah laluโ€. (HR.Bukhari dan Muslim).

Dengan demikian, umat Muslim dapat memanfaatkan bulan Ramadhan ini untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya.

Dalam Buku Tuntunan Ibadah Pada Bulan Ramadhan yang dikeluarkan Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, dijelaskan beberapa amalan-amalan di Bulan Ramadan.

Berikut amalan sunnah di bulan Ramadhan.

1. Mengerjakan Qiyamul-Lail

Menerjakan qiyamul-lail di malam hari saat bulan ramadhan sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

โ€œBarangsiapa mengerjakan qiyam (shalat) Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah laluโ€ [HR. al-Bukhari dan Muslim].

Salah satu Qiyamul Lail yang biasa dilakukan di bulan ramadhan ini yakni salat tarawih dan salat witir.

Umat Muslim bisa melakukan salat sunnah tersebut selain salat lain seperti dhuha dan juga tahajud.

2. Mengakhirkan Makan di Waktu Sahur

Rasulullah menganjurkan untuk makan sahur, bahkan mengakhirkannya.

Terdapat barokah di dalam sahur, dengan sahur umat Muslim akan semakin mendapatkan keberkahan puasa di bulan Ramadan.

โ€œSahur adalah makanan yang penuh berkah. Oleh karena itu, janganlah kalian meninggalkannya sekalipun hanya dengan minum seteguk air. Karena sesungguhnya Allah dan para malaikat bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur.โ€ (HR. Ahmad).

Sunnah dari makan sahur adalah mengakhirkan sahur.

3. Menyegerakan Berbuka

Ketika berbuka puasa adalah salah satu waktu terkabulnya doโ€™a. Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

โ€œAda tiga orang yang doโ€™anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Doโ€™a orang yang terzalimi.โ€

Berbuka adalah waktu terkabulnya doa karena saat itu orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri.

4. Memperbanyak shadaqah

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, โ€œNabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam lebih banyak lagi melakukan kebaikan di bulan Ramadhan. Beliau memperbanyak sedekah, berbuat baik, membaca Al Qurโ€™an, shalat, dzikir dan iโ€™tikaf.โ€

5. Mempelajari Al-Quran

โ€œDari Ibnu Abbas r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan, apalagi pada bulan Ramadhan, ketika ditemui oleh Malaikat Jibril pada setiap malam pada bulan Ramadhan, dan mengajaknya membaca dan mempelajari al-Qurโ€™an. Ketika ditemui Jibril, Rasulullah adalah lebih dermawan daripada angin yang ditiupkan.โ€ [Muttafaq โ€˜Alaih].

6. Memperbanyak iktikaf

โ€œDari Ibnu Umar r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw selalu beriktikaf pada sepuluh hari yang penghabisan di bulan Ramadhan.โ€ [Muttafaq โ€˜Alaih].

Sementara itu, di Buku Panduan Ramadhan terbitan Pustaka Muslim, juga dijelaskan beberapa tuntunan dzikir di bulan Ramadhan.

Berikut dzikir dan doa di bulan Ramadhan :

1. Ucapan ketika dicela orang ketika Berpuasa

Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallambersabda,

ููŽุฅูู†ู’ ุณูŽุงุจูŽู‘ูƒูŽ ุฃูŽุญูŽุฏูŒ ุฃูŽูˆู’ ุฌูŽู‡ูู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ููŽู„ู’ุชูŽู‚ูู„ู’ : ุฅูู†ูู‘ูŠ ุตูŽุงุฆูู…ูŒ ุŒ ุฅูู†ูู‘ูŠ ุตูŽุงุฆูู…ูŒ

โ€œApabila ada orang yang mengajaknya berkelahi atau menghinanya maka katakanlah โ€œaku sedang shaumโ€ (ia mengulang ucapannya dua kali).โ€ (HR. Ibnu Majah dan Hakim. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)

2. Doa Kepada Orang yang Memberi Makan dan Minum

โ€œAllahumma athโ€™im man athโ€™amanii wa asqi man asqooniiโ€

Artinya: Ya Allah, berilah ganti makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku.

3. Doa Ketika Berbuka Puasa Di Rumah Orang Lain

Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam ketika disuguhkan makanan oleh Saโ€™ad bin โ€˜Ubadah, beliau mengucapkan:

โ€œAfthoro โ€˜indakumush shoo-imuuna wa akala thoโ€™amakumul abroor wa shollat โ€˜alaikumul malaa-ikahโ€

Artinya: Orang-orang yang berpuasa berbuka di tempat kalian, orang-orang yang baik menyantap makanan kalian dan malaikat pun mendoakan agar kalian mendapat rahmat.

4. Doa Setelah Shalat Witir

Rasulullah pada salat witir biasa membaca surat Al Aโ€™laa, Suarat Al Kafirun dan Surat Al-ikhlas.

Kemudian setelah salam, beliau mengucapkan sebuah doa.

โ€œSubhaanal malikil qudduus [artinya: Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan]โ€,

Rasul membaca sebanyak tiga kali dan beliau mengeraskan suara pada bacaan ketiga.