JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi

Lupa Baca Niat Puasa Ramadan, Apakah Puasanya Tetap Sah? Ini Penjelasannya

Ilustrasi berdoa. Foto: pixabay

JOGLOSEMARNEWS.COM Bulan Ramadan 1442 Hijriah sudah di depan mata. Pemerintah akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal bulan puasa pada Senin (12/4/2021) hari ini. Sementara pemantauan hilal dilakukan di 34 titik di seluruh Indonesia.

Di bulan Ramadan, umat Muslim yang memenuhi syarat diwajibkan untuk berpuasa mulai dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari.

Dan sebelum mulai berpuasa, umat Islam harus mengucapkan niat puasa terlebih dahulu. Namun, bagaimana bila seseorang lupa membaca niat berpuasa? Apakah masih sah puasanya?

Ulama tafsir Alquran, Prof Quraish Shihab menjelaskan dalam bukunya yang berjudul M. Quraish Shihab Menjawab, menurut pandangan mayoritas ulama, waktu berniat puasa adalah sejak tenggelamnya matahari hingga sesaat sebelum terbitnya fajar.

Dalam penjelasannya, mengucapkan niat tidak wajib dan cukup dengan bertekad di dalam hati.
Sementara menurut Mazhab Abu Hanifah, jika seseorang berniat puasa Ramadan sesudah terbitnya fajar, maka puasanya tetap sah.

Di sisi lain, mazhab Maliki tidak mensyaratkan niat harus dilakukan setiap malam. Sebab, bagi penganut mazhab tersebut, niat berpuasa sebulan penuh di awal Ramadan sudah cukup dan dengan demikian tidak harus melakukan niat setiap hari.

Berikut ini bacaan niat puasa Ramadan yang biasa diucapkan umat Islam usai salat tarawih:

نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانَ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ

“Nawaitu shouma ghodin an adaai fardlu syahri romadhoona hadzihis sanati lillaahi ta’aalaa”.

Artinya, “Saya niat puasa besok, untuk menunaikan kewajiban berpuasa pada bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’aalaa”.

Dari penjelasan tersebut di atas bisa dipahami jika niat berpuasa Ramadan tidak harus diucapkan secara keras dan setiap hari. Namun cukup dengan niat berpuasa di dalam hati di awal bulan Ramadan.

Meski demikian, apabila dengan membaca niat berpuasa maka dapat menjadikan diri sendiri lebih yakin dalam menjalani puasa, maka hal tersebut dianjurkan untuk dilakukan.

www.republika.co.id