Beranda Daerah Sukoharjo Viral Video Halal bi Halal Saat Pandemi Dihadiri Lurah dan Camat Sukoharjo,...

Viral Video Halal bi Halal Saat Pandemi Dihadiri Lurah dan Camat Sukoharjo, Padahal Pemkab Melarang Masyarakat Tak Gelar Acara Serupa

Tangkapan layar video viral halal bi halal saat pandemi COVID-19 di Sukoharjo. Istimewa

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Sukoharjo dalam momen Lebaran 2021 telah mengimbau masyarakat tidak menggelar acara halal bi halal. Namun demikian justru kemudian muncul kontroversi lantaran viralnya video yang memperlihatkan acara halal bi halal.

Informasi yang diperoleh, video acara halalbihalal dihadiri camat dan lurah se-Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo. Bahkan ada hiburan dangdut yang menampilkan seorang penyanyi berpakaian seksi bergoyang di depan peserta halal bi halal.

Pada bagian bakcdrop acara, tertera tulisan halal bi halal camat dan lurah se-Kecamatan Sukoharjo beserta jajaran PAC PDIP Sukoharjo. Video berdurasi sekitar 1 menit 38 detik.

Video tersebut menyebar di sejumlah akun media sosial. Tidak hanya itu ramai pula di beberapa grup WhatsApp.

Menanggapi video yang viral, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sukoharjo, Havid Danang, mengatakan memang dia hadir dalam kegiatan itu. Dia hadir lantaran diundang oleh PAC PDIP Kecamatan Sukoharjo.

Atas viralnya video itu, dia mengaku sudah dipanggil oleh Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo, Etik Suryani-Agus Santosa.

“Sudah dipanggil dan ditegur oleh Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo,” kata Plt Camat kepada wartawan, Jumat (21/5/2021).

Kasus selanjutnya diserahkan kepada Inspektorat Sukoharjo. Dia masih menunggu pemanggilan untuk mengikuti pemeriksaan.

Dia mengklaim acara itu sudah dibatasi hanya 52 orang yang hadir. Saat acara hanya ada sambutan hanya dari Ketua PAC PDIP. Setelah itu makan bakso dan pulang.

“Kami meminta maaf kepada seluruh instansi dan lapisan masyarakat,” tandas dia.

Dia mengaku hiburan dangdut merupakan sumbangan salah satu anggota partai. Hiburan memang di luar skenario. Aris

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.