JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tolak Wacana Presiden 3 Periode, Pengusaha Billy Beras: Belajar dari Jaman Soeharto Lah!

Billy Haryanto alias Billy Beras. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pengusaha nasional kelahiran Sragen, Billy Haryanto tegas menolak wacana periode kepemimpinan Presiden dari dua menjadi tiga periode.

Menurutnya, selain menimbulkan kejenuhan di masyarakat, wacana yang ditengarai hanya manuver untuk melanggengkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo itu dinilai sangat rentan menuai resistensi atau penolakan.

Pengusaha kenamaan di bidang perberasan nasional itu pun mengingatkan agar semua berkaca pada rezim Presiden Soeharto.

Hal itu disampaikan Billy menanggapi wacana Presiden tiga periode yang belakangan diam-diam kembali beredar di tataran pusat tersebut.

Baca Juga :  3 Warga Sragen Positif Hari Ini, Langsung Diisolasi di Technopark. Total Sudah 905.951 Warga Sudah Tervaksin

“Jadi nggak bagus kalau terlalu lama berkuasa. Belajar dari jaman Soeharto lah,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (5/6/2021).

Wakil Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Jakarta itu memandang kekuasan yang terlalu lama akan rentan memicu penolakan dan gejolak dari bawah.

Ia mengingatkan jika presiden berkuasa tiga periode, maka sama halnya mencederai perjuangan reformasi 1998 kala pelengseran rezim Soeharto.

Baca Juga :  Kronologi Kecelakaan Maut Tewaskan Mbak Lina di Plupuh Sragen. Sempat Iring-Iringan Lalu Diseruduk dari Belakang

“Percuma berdarah-darah tahun 98 lengserin Suharto. Makanya, jangan sampai terjadi lagi. Kan mahal itu tahun 98. Sangat- sangat mahal,” kata dia.

Sebelumnya, Billy menegaskan dirinya tak sependapat dengan wacana Presiden tiga periode.

Selain rentan memicu kejenuhan, kepemimpinan yang terlalu lama berkuasa akan menghambat semangat perubahan.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua