Beranda Umum Nasional Kerja Sama Indonesia-Amerika Serikat Cakup Bidang Ekonomi Hingga Dukungan Vaksin Covid-19

Kerja Sama Indonesia-Amerika Serikat Cakup Bidang Ekonomi Hingga Dukungan Vaksin Covid-19

Airlangga Hartarto / Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Kerja sama antara Indonesia dengan Amerika Serikat memiliki potensi untuk dikembangkan, baik dalam bidang ekonomi secara bilateral maupun dalam penanggulangan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Hal itu terungkap dalam courtesy call virtual yang diterima Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, H.E. Sung Kim.

Melalui rilis yang diterima Joglosemarnews, Airlangga menjelaskan, Amerika Serikat menyampaikan keprihatinan atas masa sulit yang dihadapi Indonesia karena pandemi Covid-19.

Dijelaskan, pemerintah Amerika Serikat mendonasikan empat juta dosis vaksin Moderna yang dijadwalkan akan segera tiba, beserta bantuan teknis dan medis lainnya serta oksigen.

Airlangga mengatakan, Pemerintah Indonesia  mengapresiasi atas dukungan dan suplai vaksin Moderna dari pemerintah Amerika Serikat.

“Dukungan vaksin dapat membantu dan meningkatkan level kepercayaan para tenaga kesehatan dan para garda depan,” tutur Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

Pemerintah, demikian Airlangga, dalam perawatan medis selama masa pandemi Covid-19 menggunakan medical devices baik dari dalam negeri maupun luar negeri dalam bentuk impor.

Baca Juga :  Survei LSI: Mayoritas Pemilih Prabowo-Gibran Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nah?

“Hal ini didukung dengan relaksasi bea masuk,” tambah Airlangga.

Pertemuan  tersebut juga membahas prospek kerja sama menyangkut berbagai potensi sumberdaya energi terbarukan seperti matahari, angin dan panas bumi di Indonesia.

Pemerintah, menurut Airlangga, kini tengah mendorong penggunaan panel surya di beberapa pulau seperti Batam dan Bintan melalui solar program, untuk menaikkan pasar permintaan panel surya.

“Indonesia terbuka untuk kerja sama dengan Amerika Serikat guna mendorong percepatan transisi menuju energi terbarukan di Indonesia,” paparnya.

Sementara itu, Dubes AS untuk Indonesia, H.E. Sung Kim  mengharapkan hubungan ekonomi termasuk di bidang perdagangan dan investasi kedua negara dapat terus bertumbuh.

Terdapat berbagai prospek investasi dari perusahaan-perusahaan Amerika Serikat yang tertarik kepada Indonesia.

Hal itu pun mendapat apersiasi positif dari Pemerintah Indonesia. Airlangga mengatakan, kerja sama tersebut dapat meningkatkan nilai perdagangan hingga dua atau tiga kali lipat, mengingat Indonesia merupakan negara ekonomi terbesar di ASEAN.

Baca Juga :  Partai Buruh Tegas Tolak Wacana Pilkada Tidak Langsung

“Jadi terdapat banyak ruang untuk perdagangan kedua negara,” ujar Airlangga.

Meskipun nilai perdagangan saat ini sekitar USD 30 miliar, lebih kecil jika dibandingkan dengan perdagangan bilateral antara Amerika Serikat dengan negara-negara ASEAN lainnya, namun kedua belah pihak optimis potensi kerja sama dapat dioptimalkan. Suhamdani

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.