JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Seorang Ibu Tega Jual Putri Cantiknya Layani Puluhan Pria Hidung Belang Selama 7 Tahun. Tarifnya Rp 350.000, Alasannya untuk Makan Keluarga

Ilustrasi. Tribunnews/Istimewa


MEDAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang ibu rumah tangga di Medan divonis 4 tahun penjara. Ia dinyatakan bersalah setelah tega menjual putri cantiknya sendiri ke pria hidung belang selama bertahun-tahun.

Ibu bejat itu diketahui bernama Hanita Sari Nasution. Sedangkan sang putri berinisial CN.

Hanita tega menjual CN ke puluhan pria hidung belang selama hampir 7 tahun lamanya. Alasannya klasik untuk biaya kehidupan dan makan keluarga.

Vonis penjara 4 tahun tersebut mengemuka dalam sidang yann diputuskan oleh Pengadilan Negeri Medan, Rabu (21/7/2021).

Advertisement

“Menjatuhkan pidana oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 tahun, denda Rp 120 juta subsidair 3 bulan kurungan,” kata hakim ketua Denny Lumbantobing.

Baca Juga :  Mayat Perempuan Mengambang di Sungai Ciliwung Bikin Geger Anak-Anak Lagi Mandi

Majelis Hakim menilai, Warga jalan Bhayangkara Medan Tembung itu, terbukti bersalah melakukan tindak pidana perdagangan orang.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) UU RI Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Orang,” ucap hakim.

Dikatakan hakim, adapun yang memberatkan karena perbuatan terdakwa dilakukan pada anak kandungnya sendiri.

“Sementara yang meringankan terdakwa mengakui perbuatannya, dan belum pernah dihukum,” ucap Hakim.

Usai mendengar vonis tersebut, terdakwa Hanita yang mengikuti sidang secara daring tanpa panjang lebar langsung menerima. “Terima pak,” cetusnya.

Vonis itu, sama (conform) dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandra Naibaho.

Sementara itu, dalam sidang sebelumnya korban CN sempat menangis tersedu-sedu saat menjadi saksi di PN Medan.

Baca Juga :  Biadab, Suami di Trenggalek Jual Istri Cantiknya untuk Layani Hubungan Intim Bertiga. Tarifnya Bikin Ngiler!

CN yang mengaku berkali-kali dijual oleh ibu kandungnya sendiri kepada pria hidung belang itu, terlihat masih trauma mengingat perbuatan keji ibu kandungnya itu.

Saat mulai memberikan keterangan, CN terlihat ketakutan di hadapan hakim, tangannya bergetar dan tak henti-hentinya menitikkan air mata.

Untungnya hakim anggota Merry Dona menyemangati CN. Hakim Merry Dona, meminta agar CN bersikap tenang.

“Apa yang dibilangkan mamak ke kamu sampai mau disuruh mamak untuk bertemu laki laki dan disuruh tidur dengan laki laki,” tanya Merry.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua