JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Disdagnakerkop Dituding Teledor, Heboh Kasus Amplop Bansos Baznas Bertuliskan Bupati Karanganyar Berakhir Antiklimaks

Bagus Selo. Foto/Beni


KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Gegeran publik soal kasus amplop bantuan sosial (Bansos) untuk PKL di Kabupaten Karanganya  yang bertuliskan Bupati dan istri berakhir anti klimaks.

Hasil klarifikasi Komisi B DPRD terhadap Dinas Perdagangan Tenaga Kerja dan Koperasi (Disdagnakerkop) menyimpulkan terjadinya keteledoran dan meminta Bupati memberi peringatan pada Kepala Disdagnakerkop Karanganyar, Martadi.

Selain itu, DPRD meminta agar kasus itu jangan terulang lagi serta kasus dianggap selesai.

Baca Juga :  Gunakan Formula Baru Cegah Paham Radikal, FKUB Karanganyar Kampanyekan Moderasi Agama

“Atas kasus ini, Pimpinan DPRD Karanganyar meminta Bupati memberi teguran keras pada Martadi agar jangan terulang lagi dan kasus ini selesai tidak perlu diperpanjang,” ungkap Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo, Senin (2/8/2021).

Advertisement

Dijelaskan Bagus Selo, berdasar klarifikasi Komisi B, diketahui sumber dana Bansos itu kategori wajar yakni  bermula dari adanya kemitraan Baznas dengan Pemkab Karanganyar.

Baca Juga :  TMMD Sengkuyung Bangun Infrastruktur  di Matesih Karanganyar Senilai Rp 698 Juta

Selanjutnya, pemerintah meminta Baznas untuk membantu korban PPKM di Alun-alun dan Taman Pancasila yang tidak bisa berjualan karena jalan ditutup.

Menurut Bagus Selo, pada prinsipnya kerja sama itu boleh dilakukan mengingat Baznas siap dengan pendanaan.

Maka selanjutnya bantuan itu diurus oleh Disdagnakertrans sebagai OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) yang bermitra.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua