YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menjelang selesainya PPKM Level 4 pada Senin (9/8/2021), jumlah kasus positif Covid-19 di Yogyakarta masih cenderung fluktuatif.
Bahkan, sampai pada Minggu (8/8/2021), terjadi penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 1.194 kasus. Jumlah kasus baru terkonfirmasi di DIY terus bergerak naik-turun sepekan ini.
Demikian diungkapkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 DIY Berty Murtiningsih padaa Minggu (8/8/2021). Dikatakan, pada 3 Agustus lalu, kasus baru bertambah 1.445 kasus, lalu naik di 4 Agustus sebanyak 1.862 kasus, kemudian turun lagi pada 5 Agustus sebanyak 1.461 kasus, pada 6 Agustus naik sebanyak 1.639 kasus dan 7 Agustus turun lagi menjadi 1.378 kasus.
“Kasus aktif per hari ini menjadi 36.052 kasus,” kata Berty.
Di tengah fluktuatifnya kasus baru itu, angka kematian di Yogya juga terus melesat, meski penambahan kasus sembuh hari ini sebanyak 2.090 kasus sehingga total sembuh menjadi 89.730 kasus.
“Penambahan kasus meninggal sebanyak 51 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 3.899 kasus,” kata Berty.
Adapun kasus meninggal yang ditemukan hari ini terbanyak dilaporkan dari Kabupaten Sleman 25 kasus, lalu Kabupaten Bantul 12 kasus, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Guningkdul masing-masing enam kasus dan Kabupaten Kulon Progo sebanyak dua kasus.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan tercatat pada Sabtu, 7 Agustus 2021, telah dilakukan pemindahan warga yang isolasi mandiri di rumah ke tempat isolasi terpadu atau shelter. Hal ini dilakukan untuk menekan tingkat keparahan pasien Covid-19 yang menjadi pemicu tingginya kematian.
“Sudah ada 985 orang yang pindah ke isolasi dan akan terus kami tingkatkan,” kata Sultan. Hingga akhir Juli lalu, Sultan menyebut jumlah warga di DIY yang isolasi di rumah sekitar 29.000 jiwa.
Sekretaris Daerah DIY R. Kadarmanta Baskara Aji mengatakan angka warga isolasi mandiri di rumah di DIY masih cukup tinggi sementara di tempat isolasi shelter masih tersisa 1.300 bed yang belum terisi.