

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Perpanjangan PPKM level 4 akibat tingginya kasus positif Covid-19 berdampak pada seluruh kegiatan manusia, salah satunya di bidang kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Namun demikian, kondisi tersebut tidak mematahkan semangat mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta untuk mengabdi kepada masyarakat.
Anggit Trisnawati, mahasiswa Prodi THP Fakultas Teknologi Pangan (TP), anggota kelompok 5 KKN-Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka “Wujudkan Desa Bangkit”, mencoba membuktikan semangat pengabdian itu.
Di bawah bimbingan dosennpembimbing lapangan (DPL), Drs. Suprayitno., M.Si, dia mengadakan pelatihan pembuatan dimsum di Dukuh Putatan RT 13 Desa Jenggrik, Kedawung, Sragen, yang diikuti oleh 10 ibu-ibu anggota kelompok tani wanita, beserta ketua dan pembimbing.
Dalam papatannya, Anggit menjelaskan bahwa sawi putih (Brassica rapa subsp. pekinensis) merupakan salah satu jenis sawi yang mudah didapatkan.
Selain harganya yang terjangkau, sawi putih merupakan bahan makanan rendah kalori yang padat nutrisi.
“Kandungan serat pangan yang tinggi pada sawi putih ini baik untuk kesehatan pencernaan. Selain serat, sawi putih juga mengandung karbohidrat, protein, dan berbagai vitamin serta mineral penting yang baik untuk tubuh,” jelas dia, seperti dikutip dalam rilosnya ke Joglosemarnews.
Pelatihan berjalan secara atraktif, terutama pada saat proses pembuatan. Ibu-ibu tampak antusias membantu mengolah dimsum dengan pendampingan n oleh Anggit Trisnawati, selaku pemateri.
Pengurus Kelompok Tani Wanita menerima dengan baik dan mengucapkan terimakasih atas inisiatif KKNT MBKM Unisri yang mengadakan pelatihan pembuatan dimsum kulit sawi putih di Dukuh Putatan RT 13, Jenggrik, Kedawung, Sragen.
Anggit betharap, pelatihan tersebut bisa memberikan pengetahuan bagi masyarakat mengenai manfaat sawi putih untuk kesehatan, dapat bernilai ekonomis sekaligus dapat dijadikan alternatif cemilan selama di rumah saja.
“Selain itu, olahan ini dapat dijadikan ide usaha bagi warga sekitar di era pandemi Covid-19,” ujarnya. Suhamdani
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.













