Beranda Umum Nasional Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi, Partai Golkar Terus Dorong Penciptaan Iklim Usaha...

Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi, Partai Golkar Terus Dorong Penciptaan Iklim Usaha Produktif

Airlangga Hartarto dalam pidato kebangsaan Agustus 2021 / istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Indonesia tengah mengalami penurunan dalam hal budaya politik (political culture) dan kebebasan sipil (civil liberties).

Padahal, budaya politik sangat penting untuk menopang bagi tumbuhnya demokrasi sebuah negara agar pengelolaan kehidupan menjadi lebih berkualitas.

Demikian antara lain dikemukakan oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam pidato kebangsaan 2021.

Airlangga mengakui, sampai sejauh ini masih ada masyarakat yang kurang percaya dan bahkan tidak percaya terhadap efektivitas sistem demokrasi yang selama ini dianut bangsa ini.

Oleh karena itu, menurut Airlangga, pendidikan politik secara mendalam harus terus menerus dikembangkan, dari mulai tingkat elit hingga ke akar rumput.

Sementara dalam hal kebebasan sipil menurut Airlangga,  penghormatan atas kemajemukan harus terus ditingkatkan. Demikian pula, toleransi dalam kehidupan beragama dan penghargaan terhadap HAM harus terus menerus ditiupkan.

Dengan latar seperi itu, ujar Airlangga, Partai Golkar berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas demokrasi yang ditunjukan dengan berbagai kebijakan dan program partai yang lebih terbuka, responsif dan demokratis.

“Peningkatan kualitas kader Partai ini salah satunya dengan menyelenggarakan pendidikan politik,” beber Airlangga, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Pendidikan politik tersebut menyinggung materi tentang kepemimpinan, geopolitik, sistem politik dan pemerintahan, dan kebijakan publik, sistem pengganggaran hingga evidence based policy.

Baca Juga :  Prabowo: 2028 Semua TPA Bisa Overkapasitas, Pemerintah Siapkan Energi Listrik dari Sampah

Pendidikan antikorupsi juga tidak kalah pentingnya untuk diberikan, di samping juga mengasah kemampuan komunikasi publik agar setiap kebijakan dapat bermanfaat dan diterima masyarakat secara luas.

“Untuk itulah, Partai Golkar telah mendirikan Golkar  Institute sebagai ikhtiar untuk meningkatkan kualitas kader dengan tiga pilar kemampuan, yaitu ekonomi, politik dan kepemimpinan,” papar Airlangga.

Pada bagian lain, Airlangga mengatakan, digitalisasi dan penggunaan big data menjadi bagian dari keniscayaan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam bidang ekonomi.

Untuk itulah, Partai Golkar, jelas Airlangga, mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru dari perkembangan teknologi untuk mempercepat kemajuan bangsa.

“Sebagai partai yang memiliki kursi terbesar kedua di parlemen, Partai Golkar juga mencoba untuk terus melakukan review terhadap berbagai regulasi yang menjadi kendala bagi terwujudnya iklim ekonomi yang sehat dan kondusif bagi kemajuan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lahirnya UU Cipta Kerja, di mana Partai Golkar menjadi bagian yang aktif dalam mengawalnya, menurut Airlangga, menjadi babak baru transformasi struktural ekonomi kita untuk semakin terbukanya iklim investasi dan penciptaan lapangan kerja.

Baca Juga :  Satu Tahun Konsumsi MBG, Kecerdasan Siswa Akan Diukur

UU tersebut sekaligus sebagai instrumen untuk penyederhanaan dan peningkatan efektivitas birokrasi, memberikan perlindungan dan kemudahan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMK-M), menciptakan lapangan kerja baru melalui peningkatan investasi baru tetap memberikan perlindungan bagi para pekerja.

Partai Golkar menurut  Airlangga, terus mendorong bagi penciptaan iklim usaha dan ekonomi yang produktif dalam rangka pemulihan ekonomi agar segera keluar dari krisis. Suhamdani

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.