BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – PPKM Jawa-Bali level 2,3,4 kembali diperpanjang sampai 16 Agustus mendatang. Ternyata, Boyolali kini masuk PPKM level IV dari sebelumnya pada level III.
Menurut Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond, perpanjangan PPKM level IV ini lebih menekankan pada pengendalian dan tidak melulu pengetatan. Jika sebelumnya akses mobilitas masyarakat diperketat, kini mulai dilonggarkan.
Meskipun, sesuai Imendagri, Boyolali justru masuk level IV.
“Kami lebih pada arahan Menko Merves. Tetap maksimalkan vaksinasi dan penerapan prokes 5M yakni, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ujar Kapolres.
Dihubungi wartawan melalui ponselnya pada Selasa (10/8/2021), Kapolres juga memastikan bahwa penyekatan jalan di dua ruas masuk Kota Boyolali diperpanjang.
Yaitu, dari arah timur atau Solo di simpang tiga tugu berlian dan simpang empat terminal lama untuk kendaraan dari arah barat atau Semarang.
Kendaraan dari arah Solo tetap dialihkan ke jalur lingkar selatan, dan kendaraan dari Semarang dialihkan ke jalur lingkar utara. Sehingga kendaraan luar kota tidak dimasukkan ke dalam kota.
Terkait paparan Covid-19, Kapolres mengakui, sebenarnya angka paparan di Boyolali cenderung melandai.
Kasus aktif pada 10 Agustus sebesar 920 orang dengan penambahan kasus sebanyak 121 orang. Bahkan skor indeks kesehatan masyarakat (IKM) Boyolali sebesar 2,51 dan masuk zona risiko rendah.
“Kalau saya liat karena angka kematiannya masih tinggi,” ujarnya.
Sekda Boyolali Masruri membenarkan pada perpanjangan PPKM ini Boyolali masuk level IV. Hal tersebut sesuai dengan Inmendagri RI yang diumumkan Senin (10/8) malam.
“Kami ikuti sajalah. Biar masyarakat lebih aman dan lebih sehat.”
Terpisah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Boyolali Sherly Jeanne juga mengakui bahwa angka paparan Covid-19 mulai melandai sejak minggu ke 27. Angka kesembuhan juga naik menjadi 90,6 persen dengan penambahan 118 orang.
“Namun, angka kematian di Boyolali masih cukup tinggi. Ada penambahan 15 kasus pada Selasa ini. Sedangkan angka kematian sebesar 5,4 persen,” pungkasnya. Waskita
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














