Beranda Umum Nasional Targetkan Surabaya Zona Kuning Bulan Depan, Begini Strategi Eri Cahyadi!

Targetkan Surabaya Zona Kuning Bulan Depan, Begini Strategi Eri Cahyadi!

Eri Cahyadi / republika

SURABAYA, JOGLOSEMARNEWS.COM Bulan Kemerdekaan satu hari yang lalu merupakan momentum yang bersejarah sekaligus sebuah harapan bagi warga Indonesia agar segera merdeka dari pandemi Covid-19.

Termasuk Walikota Surabaya, Eri Cahyadi telah menargetkan Kota Jawa Timur khusunya Surabaya bulan depan sudah memasuki zona kuning Covid-19.

Saat ini, Surabaya sudah berada di zona oranye sehingga ia berharap dalam waktu depan status itu dapat berubah menjadi zona kuning. Hal ini sebagai upaya agar perekonomian masyarakat bisa kembali berjalan normal.

“Karena kami punya satu tujuan, yakni bulan depan Surabaya akan masuk menjadi zona kuning. Kami akan bergotong-royong bersama masyarakat,” ujar Eri Cahyadi, Selasa (17/8) dikutip dari Republika.

Tentunya Eri tidak bergerak sendirian, ia bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan berjuang bersama-sama untuk Surabaya agar berada di zona kuning. Eri menyatakan, pihaknya bakal melibatkan seluruh stakeholder maupun pakar dalam upaya menurunkan kasus Covid-19.

“Kami pun juga mendapatkan dukungan penuh Forkopimda Jatim,” tambahnya.

Tentunya orang nomor satu se Jawa Timur ini berharap agar dapat mewujudkan harapannya selama satu bulan ke depan. Salah satu program yang digencarkan adalah program vaksinasi covid-19.

Baca Juga :  Harlah ke-53 PPP Dipusatkan di Aceh, Kader Diterjunkan Bantu Pemulihan Bencana

Eri berharap warganya segera mendapatkan vaksin covid agar memiliki imunitas tubuh yang kuat. Di Surabaya sendiri percepatan vaksinasi sudah dinilai cukup bagi dosis pertama dan dosis kedua.

Semakin banyak masyarakat Jawa Timur yang ingin divaksin, semakin cepat pula memutus tali rantai penyebaran virus covid-19.

Tidak hanya itu, Eri memiliki strategi khusus agar Surabaya dalam kawasan zona kuning. Di antaranya yakni mulai dari peningkatan 3T (Tracing, Testing, dan Treatment), kemudian menekan angka pasien yang terpapar termasuk yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Ia menambahkan juga bahwa dari tiga ribu orang yang melakukan isolasi, sudah ada 50 orang yang sudah masuk ruang isolasi terpadu.

Tentunya hal itu terjadi karena gotong royong antar warga, Pemerintah yang berwajib, serta pihak-pihak yang telah membuat Surabaya berkurang terhadap angka penambahan kasusnya.

Terakhir, ia berpesan kepada seluruh warga Surabaya agar mendukung apa yang sudah direncanakan oleh bapak Wali Kota beserta jajarannya.

Baca Juga :  Tak Impor Beras di 2025, Prabowo Simpulkan Indonesia Sudah Swasembada Beras

Doa dan dukungan dari masyarakat Surabaya tentunya sangat dibutuhkan. Ke depannya Eri sangat menginginkan agar Surabaya masuk zona kuning bahkan jika perlu masuk ke dalam zona hijau.

Eri yakin bahwa ketika Surabaya sudah membaik, masyarakat pun akan terkena dampaknya dan perekonomian kembali pulih.

“Karena kesejahteraan adalah tujuan utama kami maupun Forkopimda,” tutup dia. Inasya Salma Nabila

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.