Beranda Daerah Karanganyar Gegara Balita Asyik Main Korek Api di Kandang Ternak,  Satu Sapi di...

Gegara Balita Asyik Main Korek Api di Kandang Ternak,  Satu Sapi di Jatiyoso Karanganyar Mati Terpanggang

Kandang sapi ludes terbakar dan seekor sapi tewas terpanggang gara-gara Balita main api dan membakar jerami / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Pameo “jangan main api bisa terbakar nanti” ternyata benar-benar terjadi dan berakibat fatal.

Seperti yang dialami Sikun (50) warga Dusun Josari Rt 01/05, Desa  Wonorejo, Jatiyoso, Karanganyar, Jateng yang kehilangan sapi induk yang mati,  serta rumahnya nyaris terbakar gara-gara cucunya main korek api.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM menyebutkan,  pada Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 12.00 WIB dua orang cucu korban yang masih usia empat tahun yakni Bara dan Ivan bermain di rumah,  tepatnya dekat kandang ternak miliknya.

Pada saat itu suasana sepi, Bara dan Ivan bermain korek api dengan mencoba menyalakan jerami pakan ternak kakenya, Sikun (50).

Kedua anak itu belum bisa berpikir jauh jika jerami terbakar bisa merembet kemana-mana. Keduanya hanya berpikir asyik jika ada api dan asapnya sesaat setelah menyalakan jerami yang jumlahnya cukup banyak itu.

Tak ayal selang tak sampai 10 menit setelah jerami terbakar dan api membesar barulah kedua balita itu merasa ketakutan berteriak dan meminta tolong tetangganya.

Kebetulan saja dua orang tetangganya Bejo (53) dan Warto (51) sedang melintas depan rumah korban. Pun keduanya berusaha memadamkan api secara manual bersama warga sekitar,

Tak pelak satu ekor sapi induk pun hangus terbakar dan mati dikandangnya. Sedangkan rumah korban bisa diselamatkan dari ancaman kebakaran.

Sejurus kemudian atas laporan warga Kapolsek Jatiyoso AKP Subarkah datang dan mengechek lokasi setelah api padam guna melakukan penyelidikan penyebab pasti kebakaran.

Kapolres Karanganyar AKBP Syafi Maulla melalui Kasi Humas Polres Karanganyar Iptu Agung Purwoko membenarkan kejadian tersebut.

“Iya benar api membakar sapi beserta kandangnya,” tandas Iptu Agung Purwoko, Rabu (8/9/2022).

Menurut Iptu Agung Purwoko kejadian itu karena kekuranghati-hatian,  di mana  terdapat Balita bermain korek api, sehingga saat api menyala, Balita tersebut tidak menguasai situasi.

Untuk itu pihaknya menghimbau kepada semua pihak untuk waspada dan menjauhkan anak-anak dari korek api karena bisa berakibat fatal. Beni Indra

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.