JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Jangan Tunggu Parah, Sayangi Liver dengan Cara Seperti Ini

Istimewa

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Menjaga kesehatan tubuh dan seluruh anggota tubuh adalah sesuatu yang penting. Termasuk, menjaga kesehatan organ liver, atau hati.

Pasalnya, liver merupakan pusat metabolisme tubuh dan organ yang krusial bagi seseorang.

Sayangnya,  seringkali orang menyepelekan kondisi liver mereka dan merasa organ penting itu baik-baik saja.

Hal itu terjadi, lantaran biasanya, gejala penyakit liver baru terasa setelah organ tersebut mengalami kerusakan hingga 80 persen.

Dalam kondisi seperti itu, fungsi organ menurun secara drastis dan perlu transplantasi hati jika terjadi gagal hati dan kerusakan secara permanen.

Bisa dibayangkan, bagaimana fatalnya jika seseorang sampai terlambat menjaga dan mencegahnya.

Baca Juga :  Sederet Manfaat Daung Pisang, Bukan Hanya Sekedar Bungkus Makanan Tetapi Bisa untuk Pengobatan

Banyak orang tidak merasakan gejala pada tahap awal. Namun ketika kondisi mulai parah, orang bisa mengenalinya melalui tanda-tanda seperti mudah lelah, lesu, perut membengkak, mudah memar dan berdarah, kulit mengalami gatal, kadang-kadang kulit dan mata menguning.

Jika beberapa tanda ini telah muncul, sebaiknya memang segera ke dokter untuk berkonsultasi. Terlebih jika termasuk dalam golongan berisiko tinggi seperti memiliki riwayat hepatitis B, kecanduan alkohol, menderita diabetes tipe 2, atau obesitas.

Namun di luar itu, sebenarnya merawat liver agar tidak terlanjur parah lebih disarankan. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi zat aktif yang ada di dalam temulawak yaitu curcumin.

Baca Juga :  Waspadai Radang Sendi, Cek Penyebabnya dan Simak Cara Mengatasinya

“Curcumin adalah salah satu bahan aktif dalam temulawak, yang memiliki banyak manfaat yang sudah teruji klinis dan terbukti dalam sejumlah penelitian dan jurnal ilmiah,” ujar Bambang Rijanto, Apt., Quality Manager PT Helmigs Prima Sejahtera Indonesia, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Dijelaskan, Curcumin utamanya untuk liver, menurunkan kadar lemak darah, antiinflamasi, antikanker, dan kandungan antioksidannya jauh lebih tinggi dibanding vitamin C dan vitamin E.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua