• Umum
    • Nasional
    • Internasional
    • Featured
    • Sport
    • Opini
      • Sosok
      • Inspirasi
      • KOLOM
  • Daerah
    • Solo
    • Sragen
    • Karanganyar
    • Boyolali
    • Klaten
    • Sukoharjo
    • Wonogiri
    • Jogja
    • Grobogan
    • Magelang
    • Semarang
    • Pantura
  • Wisata
    • Kuliner
    • Piknik
    • Souvenir
  • Info
    • Agenda
    • Event
    • Loker
    • Lomba
    • Penting
  • Market
    • Info Bisnis
    • Ekbis
    • Info Diskon
  • Panggung
    • Film
    • Lifestyle
    • Musik
    • Sastra
    • Seni Budaya
    • Netizen
    • Rehat
  • Edukasi
    • Akademia
    • Pendidikan
    • Kesehatan
Cari
  • JOGLOSEMAR NETWORK :
  • GROBOGAN NEWS
  • JOGLOSEMAR TV
JOGLOSEMAR NEWS
  • Umum
    • Nasional
    • Internasional
    • Featured
    • Sport
    • Opini
      • Sosok
      • Inspirasi
      • KOLOM
  • Daerah
    • Solo
    • Sragen
    • Karanganyar
    • Boyolali
    • Klaten
    • Sukoharjo
    • Wonogiri
    • Jogja
    • Grobogan
    • Magelang
    • Semarang
    • Pantura
  • Wisata
    • Kuliner
    • Piknik
    • Souvenir
  • Info
    • Agenda
    • Event
    • Loker
    • Lomba
    • Penting
  • Market
    • Info Bisnis
    • Ekbis
    • Info Diskon
  • Panggung
    • Film
    • Lifestyle
    • Musik
    • Sastra
    • Seni Budaya
    • Netizen
    • Rehat
  • Edukasi
    • Akademia
    • Pendidikan
    • Kesehatan
Beranda Daerah Sragen Komputer Mendadak Error, Guru SD Asal Gondang Sragen Kecewa Berat Nilainya Hancur...
  • Daerah
  • Sragen

Komputer Mendadak Error, Guru SD Asal Gondang Sragen Kecewa Berat Nilainya Hancur dan Gagal Lulus Passing Grade PPPK Tahap II

Editor :
Puspo Wardoyo
-
Sabtu, 11/12/2021
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Pinterest
Email
Mencetak
Copy URL
    Ilustrasi komputer error. Foto/Istimewa

    SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang guru honorer asal Gondang, Sragen berinisial AS (35) harus menelan pil pahit ketika gagal lolos passing grade (PG) PPPK untuk kali kedua.

    Hal itu menyusul kegagalannya merampungkan ujian karena komputernya mendadak error dan tak bisa dioperasikan lagi.

    Insiden komputer error itu dinilai sangat merugikan guru honor yang mengajar di salah satu SD di Kecamatan Gondang itu.

    Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , AS mengungkapkan ia ikut ujian PPKK tahap kedua itu Kamis (9/12/2021) di SMKN 1 Sragen. Bersama sekitar 30an peserta lainnya, ia mengikuti ujian di ruang TUK 5.

    Ia mengikuti ujian pada jadwal sesi pertama. Awalnya komputer tidak ada masalah. Namun sekitar 15 menit menjelang finish, mendadak komputer di hadapannya mati dan muncul kata error di layar.

    “Yang error hanya komputer saya saja. Saya jadi nggak bisa melanjutkan mengerjakan. Padahal tinggal kurang 5 atau 6 soal saja. Saya jadi bingung dan panik,” paparnya.

    AS sempat melapor ke pengawas di ruangan itu namun tak segera direspon. Setelah beberapa saat, pengawas tersebut baru menghampiri dan menyarankan untuk log out terlebih dahulu lalu log in lagi.

    Namun ternyata setelah di-log out, ia gagal masuk kembali saat log in. Karena tak bisa log in lagi, ia lalu disuruh mundur oleh pengawas tersebut.

    Baca Juga :  Video Viral Warga Borong BBM Menggunakan Jerigen, Begini Sragen Klarifikasi Pihak SPBU di Sumberlawang Sragen

    “Lalu pengawasnya bilang kalau mau lihat nanti tunggu aja setelah teman-teman itu selesai. Saya nunggu lama banget Pak. Setelah itu tahu-tahu sama pengawasnya langsung di-printkan hasilnya. Padahal saya pinginnya masuk dulu dan mengerjakan sisa soal yang tinggal sedikit,” urai AS.

    Ia pun kaget saat melihat hasil ujiannya. Skornya hanya mendapat 230 sehingga dipastikan tidak lolos passing grade.

    Padahal untuk bisa lolos PG, minimal harus mendapat skor 270 untuk non kategori, dan 320 untuk honorer kategori 1.

    Guru honorer yang mengaku sudah 15 tahun mengajar itu merasa dirugikan atas kejadian komputer error tersebut.

    Lambannya respon pengawas dan tidak adanya toleransi, akhirnya membuat dirinya kehilangan kesempatan merampungkan ujian dan akhirnya gagal.

    “Karena saya merasa juga bisa mengerjakan maksimal dan hanya kurang 5 sampai 6 soal saja. Tapi nilainya kok jauh banget. Saya sangat sedih Pak,” urainya.

    Ia berharap ada keadilan terkait kasus yang menimpanya itu. Sebab error itu muncul insidentil dan bukan karena kesalahannya.

    Menurutnya, mestinya panitia atau pengawas lebih bijak memberikan toleransi tambahan waktu sehingga dirinya bisa mendapat waktu utuh seperti peserta lainnya.

    “Saya sudah persiapkan maksimal, belajar jauh-jauh hari tapi semua hancur hanya gara-gara insiden error itu jadi gagal. Dan kenapa satu ruangan hanya komputer saya saja yang error. Kalau itu sistem kan mestinya satu ruangan semua. Saya berharap kalau nggak ada tambahan waktu ya mungkin ada solusi ujian susulan biar nggak merugikan,” tandasnya.

    Baca Juga :  NARASI SI MONIKA

    Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sragen, Sutrisna mengatakan untuk pelaksanaan ujian PPPK honorer, sepenuhnya menjadi kewenangan pusat.

    Daerah hanya ketempatan saja. Sedangkan teknis penyelenggaraan dan lainnya langsung ditangani oleh Kemendikbud.

    “Kami enggak bisa komentar banyak karena itu teknis langsung dari kementerian. Mungkin yang bersangkutan bisa mengajukan komplain lewat surat atau lewat akun help desk dari kementerian. Kalau memang merasa dirugikan,” jelasnya. Wardoyo

    Bagikan ini:

    • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
    • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
    • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
    • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
    • Lagi
    • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
    • Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
    • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
    • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
    • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr

    Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

    • TOPIK
    • guru honorer
    • Komputer error
    • Login
    • PPPK Tahap 2
    • seleksi PPPK
    • ujian honorer
    Berita SebelumnyaTaekwondo UMS Sukses Boyong 5 Emas dan 4 Perunggu di Ajang Nations Heroes Day Championship 2021
    Berita SelanjutnyaPakar: Hukuman Mati Lebih Pas untuk Predator Seks Ketimbang Kebiri
    Puspo Wardoyo

    ARTIKEL TERKAITDARI PENULIS

    NARASI SI MONIKA

    Video Viral Warga Borong BBM Menggunakan Jerigen, Begini Sragen Klarifikasi Pihak SPBU di Sumberlawang Sragen

    Viral Video Warga Borong BBM Pakai Jerigen di Sumberlawang Sragen, Ada Apa?

    berita TERBARU

    Puluhan Siswa di Jaktim Keracunan, BGN Minta Maaf: Dapur MBG Tak...

    Minggu, 5/04/2026
    Nasi Intip

    Nasi Intip Meledak! Tapi Bukan Camilan, ini Strategi Tak Biasa Kecamatan...

    Minggu, 5/04/2026

    Sadis! Pria di Jepara Bakar Mantan Istri dan Mertua Saat Terlelap

    Minggu, 5/04/2026

    Perkelahian Berdarah di SPBU Punti Kayu, Sopir Truk Tewas Ditusuk, Dua...

    Minggu, 5/04/2026
    Kuliner

    Viral! Uni Parjo Solo Jadi Magnet Baru, Kuliner Minang dan Jawa...

    Minggu, 5/04/2026

    berita POPULER

    Lirik Lagu Gelo Campursari Sragenan

    Senin, 20/06/2022

    Lirik Lagu Campursari Podang Kuning Sragenan yang Lagi Viral

    Rabu, 15/06/2022
    Kuliner

    Viral! Uni Parjo Solo Jadi Magnet Baru, Kuliner Minang dan Jawa...

    Minggu, 5/04/2026

    Lirik Lagu Campursari Kangening Ati Sragenan yang Lagi Viral

    Sabtu, 11/06/2022
    Kesetrum

    Innalillahi, Pemuda 20 Tahun di Wonogiri Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang...

    Sabtu, 4/04/2026
    Ultah

    Penuh Kejutan! HUT ke-47 SMPN 4 Wonogiri Suguhkan Aksi dan Hadiah...

    Sabtu, 4/04/2026
    Hubungi kami: joglosemarnews.com@gmail.com
    • Susunan Redaksi
    • Tentang Kami
    • Terms of Service
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    ©