Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Korban Pembacokan, Petani Asal Karawang ini Tewas Bersimbah Darah di Pagi Buta

Ilustrasi mayat. Foto: Pixabay.com

KARAWANG, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Nahas benar nasib yang dialami oleh seorang petani asal Karawang, Jawa Barat.

Petani tersebut belakangan diketahui bernama Muhamad Ota Bin Nija (52). Ia  ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di kediamannya, Desa Tambaksumur, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, Sabtu (22/1/2021) pagi.

Polisi menduga pembunuhan itu terjadi pada Jumat (21/1/2022) pukul 23.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana membenarkan terjadi pembunuhan di Dusun Mekarjaya Rt 016/008 Desa Tambaksumur.

Oliestha menjelaskan bahwa jenazah korban ditemukan istrinya.

“Saat masuk ke kamar mendapati suaminya tergeletak bersimbah darah. Lalu meminta tolong dan memanggil salah seorang saksi,” kata Oliestha.

“Saat itu saksi, warga bernama Iyan, sedang di warung tepat di samping rumah korban langsung masuk ke rumah,” lanjut Oliestha.

Ketika Iyan masuk ke kamar korban, dia melihat korban dalam keadaan tidak sadar dan terluka di bagian wajah dan penuh darah.

Saksi langsung keluar rumah korban dan memberitahukan kejadian tersebut kepada Emis, mertua korban, kemudian memberitahu kepada kepala dusun.

“Dari keterangan saksi di lokasi, saksi melihat jendela belakang rumah dalam keadaan terbuka,” kata Oliestha.

Sampai Sabtu petang polisi masih belum tahu apakah ada barang korban yang hilang.

“Kita telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi dan membawa korban ke RSUD Karawang untuk diketahui penyebab kematiannya,” ujar Oliestha.

Tidak butuh waktu lama, kepolisian menangkap dua terduga pelaku pembunuhan tersebut.

“Ya, sudah kami amankan dua orang yang diduga pelaku,” kata Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono, kepada Tribun Jabar, Minggu (23/1/2022).

Aldi mengungkapkan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap dua terduga pelaku yang diamankannya.

“Untuk lengkapnya mohon bersabar. Tim masih bekerja,” katanya.

Exit mobile version